Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Polisi Bakal Tangkap HRS, FPI: Kami tak Ingin Bersuuzan

Jumat 11 Dec 2020 14:23 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Bayu Hermawan

Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar (kedua kiri)

Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar (kedua kiri)

Foto: Republika/Putra M. Akbar
FPI yakin polisi tak akan bertindak sewenang-wenang terhadap HRS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya telah menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka, dan berencana menangkap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu. Menanggapi hal tersebut, FPI yakin pihak kepolisian tidak akan bertindak sewenang-wenang terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).

Wakil Sekretaris Umum FPI sekaligus pengacara HRS, Aziz Yanuar mengaku sempat terkejut saat mendengar kabar kepolisian bakal mengambil tindakan tegas terhadap HRS. Ia tak ingin berpikir bahwa kepolisian tega melakukan penjemputan paksa terhadap HRS.

"Kami tidak ingin bersuudzon dan Insha Allah kepolisian masih humanis dalam kasus ini," kata Aziz pada Republika.co.id, Jumat (11/12).

Baca Juga

Tim pengacara HRS rencananya mendatangi Polda Metro Jaya pada hari ini guna meminta kejelasan status hukum dan kasus yang mendera HRS. Namun Aziz enggan memaparkan langkah hukum apa yang bakal diambil pasca penetapan status tersangka.

"Kami selaku kuasa hukum akan koordinasi dengan Imam Besar HRS terlebih dahulu," ujar Aziz.

Diketahui, penetapan enam tersangka dilakukan setelah pada Selasa (8/12) dilakukan gelar perkara kasus kerumunan massa di acara akad nikah putri HRS. Keenam tersangka tersebut adalah HRS sebagai penyelenggara. Kedua, ketua panitia dengan inisial HU, ketiga, sekretaris panitia inisial A, keempat, inisial MS sebagai penanggung jawab di bidang keamanan, kelima, inisial SL sebagai penanggung jawab acara, dan terakhir HI sebagai kepala seksi acara. Keenam tersangka dikenakan Pasal 160 dan 216 KUHP. 

Sikap Rizieq dianggap tidak kooperatif karena tidak pernah menghadiri satu pun panggilan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya pun siap menangkap Rizieq Shihab setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana protokol kesehatan. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA