Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

FPI Vs Polisi, Ikadi Minta Pemerintah Bentuk Tim Independen

Rabu 09 Dec 2020 18:09 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

FPI Vs Polisi, Ikadi Minta Pemerintah Bentuk Tim Independen. Anggota Front Pembela Islam (FPI) mengadakan unjuk rasa untuk memprotes penembakan anggota mereka oleh polisi di Banda Aceh, Indonesia, 08 Desember 2020. Enam tersangka pendukung ulama Indonesia Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam , ditembak dan dibunuh dalam bentrokan dengan petugas polisi pada 07 Desember. 2020.

FPI Vs Polisi, Ikadi Minta Pemerintah Bentuk Tim Independen. Anggota Front Pembela Islam (FPI) mengadakan unjuk rasa untuk memprotes penembakan anggota mereka oleh polisi di Banda Aceh, Indonesia, 08 Desember 2020. Enam tersangka pendukung ulama Indonesia Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam , ditembak dan dibunuh dalam bentrokan dengan petugas polisi pada 07 Desember. 2020.

Foto: EPA-EFE/HOTLI SIMANJUNTAK
Ikadi mendorong penyelesaian masalah dengan mengedepankan dialog.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (PP Ikadi) meminta pemerintah membentuk tim independen terkait insiden antara aparat kepolisian dan laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menewaskan enam orang. Ada beberapa poin dalam  surat pernyataan sikap PP Ikadi tentang insiden antara laskar FPI dan Polisi yang ditandatangani Ketua Umum Ikadi Prof. KH Ahmad Satori Ismail.

Dalam surat pernyataan sikap itu, PP Ikadi menyampaikan duka cita dan takziyah kepada keluarga korban yang meninggal dalam insiden tersebut. PP Ikadi juga menyesalkan terjadinya insiden yang menelan korban hingga enam orang itu 

Baca Juga

Ikadi mendorong semua pihak dalam menyelesaikan setiap masalah selalu mengedepankan dialog, saling komunikasi dan silaturahim demi terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa. "Meminta kepada pemerintah membentuk tim independen yang dipercaya oleh seluruh masyarakat untuk mengungkap kasus ini sejelas-jelasnya dan setransparan mungkin, di tengah kesimpang siuran informasi," begitu bunyi salah satu poin dalam surat pernyataan sikap PP Ikadi seperti yang diterima Republika.co.id dari Sekjen Ikadi Ustaz Ahmad Kusyairi Ismail, Rabu (9/12)

Selain itu, Ikadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan ibadah, zikir dan doa agar bangsa Indonesia diselamatkan dari perpecahan, bencana dan wabah pandemi Covid-19 serta menjadi negara yang diberkahi Allah. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA