Ahad 06 Dec 2020 07:00 WIB

Tatiek Maliyati Dianugerahi Penghargaan Lifetime Achievement

Perempuan berusia 86 tahun ini aktif di dunia perfilman hampir di sepanjang usianya.

Rep: gumanti awaliyah/ Red: Hiru Muhammad
Tatiek Maliyati WS meraih penghargaan Lifetime Achievement atau Pengabdian Seumur Hidup pada Malam Anugerah Festival Film Indonesia (FFI) 2020 digelar secara fisik dengan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 pada Sabtu (5/12).
Foto: istimewa
Tatiek Maliyati WS meraih penghargaan Lifetime Achievement atau Pengabdian Seumur Hidup pada Malam Anugerah Festival Film Indonesia (FFI) 2020 digelar secara fisik dengan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 pada Sabtu (5/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-–Malam Anugerah Festival Film Indonesia (FFI) 2020 digelar secara fisik dengan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 pada Sabtu (5/12). Selain memberikan penghargaan untuk para sineas yang masih aktif, juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement atau Pengabdian Seumur Hidup kepada sineas senior Tatiek Maliyati WS.

Tatiek sendiri tidak hadir ke malam puncak FFI 2020, dan piala diberikan anaknya sebagai perwakilan. Lewat pesan suara yang diputar, Tatiek mengungkap rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan tersebut.“Terima kasih untuk semuanya atas penghargaan ini kepada saya,” demikian kata Tatiek.  

Perempuan berusia 86 tahun ini aktif di dunia perfilman hampir di sepanjang usianya. Tatiek adalah artis film dan teater sejak tahun 1957 sampai dengan tahun 1970. Tatie lebih menggeluti dunia skenario film dan televisi sejak tahun 1970 sampai dengan sekarang. Ia juga mengajar sebagai dosen Seni Peran dan Penulisan naskah drama di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sejak tahun 1970.

Selain mengajar ia juga memberikan kursus-kursus seni peran, antara lain di Yayasan Artis Film Indonesia sejak tahun 1970-1980. Ia mengisi acara Bina Drama di TVRI tahun 1979 sampai dengan tahun 1990. Tahun 1995 sampai dengan 1999 ia menjadi anggota Lembaga Sensor Film (LSF). Kemudian tahun 1999-2022 ia menjadi ketua merangkap anggota lembaga tersebut.

Terdapat banyak film yang pernah dia bintangi, di antaranya Anakku Sajang (1957), Djendral Kantjil (1958), Asmara Dara (1958), Titian Serambut Dibelah Tudjuh (1959), Iseng (1959), Cinta Abadi (1976) dan lainnya.

Malam Anugerah Piala Citra FFI 2020 diselenggarakan pada Sabtu (5/12) malam di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC). Acara ini akan digelar dengan mengedepankan protokol pencegahan Covid-19. Ketua Komite FFI, Lukman Sardi mengatakan bahwa tamu undangan untuk penyelenggaraan acara tahun ini dibatasi, mengingat acara digelar di tengah pandemi Covid-19.“Biasanya kami mengundang ribuan sineas. Tahun ini hanya para nominator saja yang kami undang,” kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement