Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Peraih Beasiswa LPDP Olah Cangkang Kerang Jadi Paving Block

Ahad 06 Dec 2020 06:15 WIB

Red: Irwan Kelana

Penerima beasiswa LPDP memberikan pelatihan pembuatan paving block dari limbah cangkang kerang hijau di Kampung Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Penerima beasiswa LPDP memberikan pelatihan pembuatan paving block dari limbah cangkang kerang hijau di Kampung Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Foto: Istimewa
Pelatihan itu dilaksanakan di Kampung Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gundukan limbah cangkang kerang hijau di Kampung Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, menarik perhatian para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan  (LPDP)  yang tergabung dalam PK 158 Kencana Mahardika. Buat mereka, limbah yang mengganggu pemandangan kampung dengan bau yang kurang sedap, itu bisa disulap menjadi pundi-pundi rupiah. 

“Limbah cangkang kerang hijau bisa dimanfaatkan menjadi salah satu bahan dasar pembuatan paving block,” kata Koordinator Program Pelatihan Pembuatan Ecobrick, Ria Kusumaningrum.

Pelatihan pembuatan ecobrick atau paving block itu berlangsung Sabtu (5/12) siang di tempat penampungan limbah cangkang kerang di pinggir pantai Cilincing, Jakarta Utara. Pelatihan dihadiri warga RW 01 Kelurahan Cilincing dan pemuda Karang Taruna. Juga turut hadir dan memberikan sambutan perwakilan dari Kelurahan Cilincing.

Ria menyebutkan, selain akan menjadikan kampung sehat, bebas dari gundukan limbah dan bau kurang sedap, kegiatan ini juga dapat dijadikan usaha demi meningkatkan pendapatan rumah tangga di Kampung Kalibaru, Cilincing.

Maka tidak heran jika masyarakat menyambut antusias pelatihan pembuatan paving block ini. Sebab, mereka memang sudah lama mencari solusi untuk mengatasi limbah cangkang kerang, yang membuat kampung mereka tidak sehat dan kumuh. “Program pelatihan ini bak gayung bersambut karena mereka memang sudah lama mencari solusi pengolahan limbah cangkang,” ujar Ria dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Ekonomi Pertanian IPB itu menuturkan, dalam pelatihan itu dihasilkan 10 buah paving block. Namun, pihaknya akan mendukung Karang Taruna untuk melanjutkan pelatihan ini sampai menghasilkan 1.000 buah paving block. “Kami mendukung penyediaan  bahan baku sampai pembuatan 1.000 pieces,” paparnya.

photo
Masyarakat Kampung Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara menyambut gembira program pelatihan pembuatan paving block dari limbah cangkang kerang hijau. - (Istimewa)
Bahan baku pembuatan paving block terdiri dari semen, pasir ayak, cangkang kerang hijau, dan air. Setelah dicetak, paving block yang basah itu lalu dijemur selama sekitar 14 hari.

Ria menyebutkan, pihaknya juga akan membantu memasarkan paving block, baik secara langsung maupun online. “Kami akan membantu menjual produk inovasi baru ini, dan menawarkan kepada pemda setempat,” katanya.

Menurut dosen Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor itu, pengolahan limbah cangkang kerang akan mendatangkan manfaat sosial dan lingkungan. Manfaat tersebut antara lain, lingkungan sehat, peningkatan pendapatan keluarga, mempercantik kampung, bebas dari timbunan sampah cangkang kerang, bebas bau sampah, dan drainase air lebih lancar sehingga bisa mencegah banjir. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA