Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Solskjaer Berharap Cedera Cavani dan Martial tak Serius

Ahad 06 Dec 2020 06:01 WIB

Red: Muhammad Akbar

 Reaksi Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah Tottenham mencetak gol keenam mereka selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 4 Oktober 2020.

Reaksi Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah Tottenham mencetak gol keenam mereka selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 4 Oktober 2020.

Foto: Pool AFP
sangat disayangkan terkadang pemain mengalami cedera otot

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berharap cedera dua pemain lini depannya, Edinson Cavani dan Anthony Martial, tidak terlalu serius ketika mereka terpaksa gagal menuntaskan pertandingan saat mengalahkan West Ham United 3-1 di London, Ahad (6/12) dini hari WIB.

Cavani yang sepekan lalu memimpin MU membalikkan keadaan atas Southampton dengan dua golnya, kali ini hanya tampil satu babak sebelum ditarik keluar digantikan Marcus Rashford karena cedera otot.

"Cedera... sangat disayangkan terkadang pemain mengalami cedera otot dan Edi harus digantikan setelah turun minum karenanya, semoga saja tidak terlalu buruk," kata Solskjaer selepas pertandingan dilansir laman resmi MU.

Sedangkan Martial yang di laga itu tengah merayakan usianya genap 25 tahun harus rela meninggalkan lapangan pada menit ke-62 karena cedera paha dan digantikan Juan Mata.

"Kami kehilangan Martial dan Edinson. Semoga saja tidak terlalu buruk. Kami akan melakukan pemindaian besok dan semoga mereka bisa segera kembali bermain," ujar Solskjaer.

Harapan Solskjaer tidak lepas dari kenyataan bahwa MU harus kembali bertanding pada Selasa (8/12) dengan bertandang ke Jerman menghadapi RB Leipzig untuk penentuan tiket babak gugur Liga Champions dari Grup H.

Hasil imbang di Leipzig sudah cukup untuk melempangkan jalan MU ke babak 16 besar.

"Selasa kami sudah main lagi. Agaknya lagi-lagi tahun ini kami harus tampil di beberapa pertandingan tanpa beberapa pemain dan saya cukup puas dengan pemain yang masuk menggantikan yang keluar," ujarnya.

Hal itu tentu tidak lepas dari kenyataan bahwa Rashford, Mata dan satu pemain pengganti lainnya, Bruno Fernandes, berperan besar atas keberhasilan MU membalikkan ketertinggalan satu gol dari West Ham jadi kemenangan 3-1.

Bruno mengirim assist untuk gol pertama yang dicetak Paul Pogba, sedangkan Mata dan Rashford berkombinasi untuk gol penutup kemenangan MU.

Kemenangan itu membuat MU sementara naik ke peringkat keempat klasemen dengan koleksi 19 poin setelah mencatatkan empat kemenangan beruntun di Liga Inggris.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA