Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

KPK Tangkap Sejumlah Orang dalam OTT Kemensos

Sabtu 05 Dec 2020 12:51 WIB

Rep: Rizkyan adiyudha/ Red: Esthi Maharani

Jubir KPK Ali Fikri

Jubir KPK Ali Fikri

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
OTT Kemensos berkaitan dengan Bansos pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan beberapa orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan kementerian sosial (kemensos) RI. Operasi senyap dilakukan KPK berkenaan dengan bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19.

"KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi dalam pengadaan bansos di Kemensos RI," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Sabtu (5/12).

Dia mengatakan, OTT tersebut dilakukan pada Jumat (4/12) pukul 23.00 hingga Sabtu dini hari WIB tadi. Meski demikian, dia mengatakan, KPK belum bisa memberikan informasi rinci terkait operasi senyap tersebut.

Dia mengatakan, KPK saat ini tengah melakukan pihak yang diamankan dalam penangkapan tersebut. Lembaga antirasuah itu sedianya mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

"Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan," kata Ali lagi.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa penangkapan yang dilakukan tim penyidik terkait penerimaan hadiah dari para vendor pengadaan barang dan jasa bansos di kemensos dalam penanganan pandemi Covid-19. Dia mengungkapkan, KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap pejabat pembuat komitmen (PPK) pada program tersebut.

Firli menuturkan, saat ini para pihak yang ditangkap telah dibawa ke gedung Merah Putih KPK. Komisaris Jendral Polisi ini mengatakan, para tersangka tersebut akan menjalani pemeriksaan awal terkait kasus yang menjerat mereka.

"Tolong beri waktu kami bekerja dulu, nanti pada saatnya KPK akan memberikan penjelasan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA