Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Tepis China, Korea Selatan: Kimchi Berbeda dengan Pao Cai

Sabtu 05 Dec 2020 07:18 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Reiny Dwinanda

Proses pembuatan kimchi, hidangan tradisional khas Korea Selatan.

Proses pembuatan kimchi, hidangan tradisional khas Korea Selatan.

Foto: EPA
China memenangkan sertifikasi internasional untuk hidangan mirip kimchi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Kementerian Pertanian Korea Selatan (Korsel) menyatakan kimchi bukan hanya kubis yang difermentasi tetapi merupakan bagian sentral dari budaya makanan di sana. Korsel menjelaskan proses pembuatan kimchinya telah diakui sebagai standar global selama hampir dua dekade.

Kementerian Pertanian Korsel mengeluarkan pernyataan tersebut untuk menepis pemberitaan media China bahwa Negeri Tirai Bambu memenangkan sertifikasi Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) untuk proses pembuatan kimchi. Kementerian tersebut mengatakan China memenangkan sertifikasi ISO untuk pao cai, jenis sayuran acar lain yang dikonsumsi di China dan tidak ada hubungannya dengan kimchi.

"Kita perlu memahami bahwa pao cai berbeda dari kimchi," tulis keterangan resmi kementerian itu, dilansir kantor berita Yonhap pada Jumat (4/12).

China memulai proses standarisasi pao chai pada 2019. Lima anggota ISO - China, Turki, India, Iran dan Serbia pada pekan lalu menyetujui standarisasi itu. Namun, menurut dokumen ISO itu, mengatakan bahwa "Dokumen ini tidak berlaku untuk kimchi".

photo
Gentong tanah liat yang dipakai dalam pembuatan kimchi. - (EPA)


Kementerian Pertanian Korsel mengatakan, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) secara resmi mengakui standar industri untuk kimchi pada tahun 2001. Klaim China atas standar internasional kimchi memicu tanggapan kuat dari media lokal, karena banyak orang yang menganggapnya sebagai identitas bangsa.

Keseluruhan proses pembuatan kimchi, yang disebut "kimjang" ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Unesco pada tahun 2013. Kimjang mencakup mencuci dan mengasinkan sayuran, menumisnya dengan bawang putih, cabai merah, dan ikan asin, lalu menguburnya di bawah tanah dalam gentong tanah liat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA