Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Tim Covid Hunter Jaksel Bakal Buru dan Bubarkan Kerumunan

Sabtu 05 Dec 2020 08:43 WIB

Rep: Febryan. A / Red: Hiru Muhammad

Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 atau Covid Hunter Jakarta Selatan (Jaksel)  bakal turut melakukan pembubaran kerumunan. Namun demikian, patroli pembubaran hanya dilakukan jika tak ada lagi laporan terkait warga yang perlu menjalani rapid test ataupun pelacakan kasus.

Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 atau Covid Hunter Jakarta Selatan (Jaksel) bakal turut melakukan pembubaran kerumunan. Namun demikian, patroli pembubaran hanya dilakukan jika tak ada lagi laporan terkait warga yang perlu menjalani rapid test ataupun pelacakan kasus.

Foto: Febrian A
Tim Covid-Hunter akan ebrsiaga penuh selama 24 jam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 atau Covid Hunter Jakarta Selatan (Jaksel) dipastikan bakal turut melakukan pembubaran kerumunan. Namun demikian, patroli pembubaran hanya dilakukan jika tak ada lagi laporan terkait warga yang perlu menjalani rapid test ataupun pelacakan kasus. 

"Kalau nanti misalkan tidak ada panggilan untuk melaksanakan 3T (testing, tracing, treatment), maka tim akan melaksanakan patroli membubarkan kerumunan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Komisaris Besar Polisi Budi Sartono di Mapolres Jaksel, Jumat (4/12). 

Budi mengatakan, Tim Covid Hunter ini bakal diisi 20 orang yang terdiri dari personel Polres Jaksel, Kodim Jaksel, dan Satpol PP. Tim tersebut bakal siap siaga selama 24 jam penuh. 

"Pertama tim bersiaga di kantor, nanti pada jam tertentu akan patroli. Kalau nanti ada yang perlu dites berdasarkan laporan dari comand center, maka tim akan mendatangi lokasi warga itu," ujar Budi. 

Adapun tugas utama tim ini, kata Budi, adalah melakukan pengetesan terhadap orang yang diduga terjangkit virus corona. "Jadi tim ini dilengkapi dengan alat rapid test untuk mengetes. Terus juga mencari atau tracing, jadi kalau ketemu tim bakal diberikan treament," kata ujar dia. 

Jadi, lanjut Budi, setiap ada laporan kasus Positif Covid-19 dari Satgas Covid-19, Tim Covid Hunter bakal mendatangi lokasi sekitar penemuan kasus positif itu. "Siapa tahu itu malam hari dan Puskemas sudah tutup. Tim ini akan mendahului malam-malam," kata dia. 

Tim Covid Hunter ini tak hanya dibentuk di Polres Jaksel, tapi juga di semua Polres di bawah komando Polda Metro Jaya. Peluncuran tim ini dilakukan langsung Kapolda Metro Jaya Fadil Imran di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/12). 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA