Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Keterwakilan Perempuan di Parlemen Disebut Terus Naik

Jumat 04 Dec 2020 19:24 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus raharjo

Direktur Eksekutif Puskapol Fisip UI Aditya Perdana (tengah) menjadi narasumber dalam diskusi

Direktur Eksekutif Puskapol Fisip UI Aditya Perdana (tengah) menjadi narasumber dalam diskusi

Foto: Republika/Prayogi
Kenaikan keterwakilan perempuan cukup signifikan juga terjadi di PKS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia (UI) menyoroti isu keterwakilan perempuan di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang saat ini tengah digodok di DPR. Direktur Puskapol UI Aditya Perdana mengatakan refleksi keterwakilan perempuan sejak 2004 hingga 2019 cenderung mengalami peningkatan.

Salah satu partai yang keterwakilan perempuannya cenderung mengalami peningkatan yaitu PDIP dan Golkar. "Gerindra yang agak turun, Demokrat naik turun," kata Aditya dalam diskusi daring, Jumat (4/12).

Namun demikian ada beberapa partai yang kenaikannya signifikan seperti PPP dan Nasdem. PPP konsisten pada angka di atas 25 persen keterwakilan perempuan pada dua pemilu terakhir. Sementara Nasdem menjadi satu-satunya partai yang keterwakilan perempuannya di atas 30 persen. Kenaikan keterwakilan perempuan cukup siginifikan juga terjadi di PKS.

"Dari data ini kita ingin mengatakan bahwa keterwakilan perempuan di DPR sejak 2004-2019 datanya sangat beragam per partai politik," ujarnya.  

Aditya menambahkan, meskipun terjadi peningkatan jumlah keterwakilan perempuan, namun di sisi lain juga memunculkan masalah. Pertama, sebagian besar calon terpilih perempuan masih didominiasi oleh faktor hubungan kekerabatan.

"Jadi dalam konteks indonesia bisa dikatakan bahwa para perempuan terpilih ini ditopang keberhasilannya karena memang berasal dari ikatan keluarga atau dinasti politik yang menyebabkan mereka untuk bisa terpilih," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB