Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

49 Pengawas TPS Kabupaten Bandung Positif Covid-19

Jumat 04 Dec 2020 19:10 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Teguh Firmansyah

Petugas KPU Kota Denpasar menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi KPPS dan pemilih menjelang didistribusikan di Denpasar, Bali, Selasa (2/12/2020). APD tersebut didistribusikan ke 1.202 TPS di empat kecamatan se-Denpasar menjelang Pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Petugas KPU Kota Denpasar menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi KPPS dan pemilih menjelang didistribusikan di Denpasar, Bali, Selasa (2/12/2020). APD tersebut didistribusikan ke 1.202 TPS di empat kecamatan se-Denpasar menjelang Pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Foto: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Ada penambahan 10 orang pengawas yang terpapar Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bandung kembali memperbaharui data pengawas TPS yang terpapar Covid-19. Data terakhir pada Jumat (4/12) total 49 orang pengawas TPS yang terpapar Covid-19.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Kahpiana menyebut ada penambahan 10 orang pengawas TPS dari hasil tes swab untuk pengawas TPS cadangan. Sebelumnya ada 39 orang pengawas TPS yang diketahui hasil tes swabnya positif.

"Betul ada penambahan jumlah positif, dari 39 orang sekarang naik menjadi 49 orang. Terakhir dari Baleendah dan langsung ditindaklanjuti," kata Kahpiana, Jumat (4/12).

Untuk pengawas TPS yang terpapar Covid-19 akan digantikan oleh Bawaslu. Kahpiana memastikan 10 orang pengawas pengganti sudah disiapkan.
"Dari Puskesmas langsung info ke Panwascam jadi langsung diganti. Sekarang 10 orang sedang diajukan secara lisan untuk tes rapid susulan," kata Kahpiana.

Kahpiana memastikan bahwa seluruh pengawas TPS yang bertugas bebas dari Covid-19. Bawaslu berharap dengan menjaga kesehatan penyelenggara maka pemilih akan merasa aman untuk datang ke TPS. "Sehingga pemilih yakin penyelenggaranya sehat, agar partisipasi masyarakat ke TPS meningkat," kata Kahpiana.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA