Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Kesamaan Kisah Maryam dalam Alquran dan Alkitab (1)

Ahad 06 Dec 2020 05:29 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah

Kesamaan Kisah Maryam dalam Alquran dan Alkitab (1)

Kesamaan Kisah Maryam dalam Alquran dan Alkitab (1)

Foto: Republika/Prayogi
Maryam merupakan ibu dari Nabi Isa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Maryam adalah sosok yang dikenal dan sangat dihormati dalam Islam dan Kristen. Kisah Maryam, yang merupakan ibu dari Nabi Isa AS, itu diceritakan baik dalam Alquran maupun Alkitab.

Di dalam kitab suci kedua agama tersebut terdapat kesamaan dari kisah Maryam. Seorang mualaf Amerika yang juga kreol-Prancis, Theresa Corbin, memaparkan soal kesamaan yang mencolok dalam Akitab dan Alquran tentang kisah Maryam tersebut dalam artikel yang diterbitkan di About Islam, dilansir Jumat (4/12).  

Maryam menghabiskan sebagian besar masa mudanya di masjid yang didedikasikan untuk beribadah kepada Tuhan. Dia tidak terhalang memasuki rumah Allah itu, meskipun biasanya hanya pria yang diperbolehkan beribadah di sana.

Baca Juga

Ketika ibu Maryam mengandung, dia mendedikasikan anak yang dikandungnya itu untuk melayani Tuhan. Setelah kelahirannya, ibu Maryam terkejut karena Maryam rupanya seorang wanita.

Dalam Alquran surah Ali 'Imran ayat 35 dinyatakan, "(Ingatlah), ketika istri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

Tentu saja, perbedaan dan kemampuan dari wanita itu paling nyata dalam tujuan dan kehidupan Maryam. Di dalam surah Al-Anbiya, Maryam digambarkan sebagai salah satu nabi besar.

"Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam." (QS. 21:91)

Dalam artikelnya, Theresa Corbin menuliskan nabi pria diberi wahyu dalam bentuk kata-kata, hafalan dan teks. Sementara Maryam diberi wahyu dalam wujud manusia yang agung.

Maryam dianugerahi seorang putra yang diberkati yang diciptakan Allah tanpa seorang ayah. Maryam masih perawan ketika ia mengandung Nabi Isa atau yang disebut di Kristen sebagai Yesus. Maryam sendiri adalah contoh dari perilaku manusia. Baik Islam maupun Kristen menganggap karakteristik Maryam itu benar. 

Penulis buku berjudul The Islamic, Adult Coloring Book dan The New Muslim's Field Guide ini menyebutkan, pertemuan Maryam dengan malaikat Jibril sangat mirip dalam Alquran dan Alkitab. Di dalam Alquran surah Ali 'Imran ayat 42, malaikat Jibril berkata kepada Maryam seperti ini: "Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)."

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA