Tuesday, 6 Jumadil Akhir 1442 / 19 January 2021

Tuesday, 6 Jumadil Akhir 1442 / 19 January 2021

BCA Syariah Salurkan Rp 541 Miliar ke Sektor Infrastruktur

Jumat 04 Dec 2020 15:53 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

Karyawan melayani transaksi setoran nasabah di BCA Syariah. ilustrasi

Karyawan melayani transaksi setoran nasabah di BCA Syariah. ilustrasi

Foto: Yasin Habibi/ Republika
Pembiayaan infrastruktur menjadi salah satu target penyaluran pembiayaan BCA Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank BCA Syariah telah menyalurkan pembiayaan total pada sektor infrastruktur mencapai Rp 541 miliar selama 2020. Terbaru, BCA Syariah menyalurkan pembiayaan sindikasi sebesar Rp 200 miliar untuk PT PLN (Persero).

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan pembiayaan infrastruktur telah menjadi salah satu target penyaluran pembiayaan di BCA Syariah. Partisipasi terbaru dalam sindikasi ini merupakan wujud dukungan untuk mensukseskan progam pemerintah dalam menciptakan ketersediaan listrik yang memadai bagi masyarakat Indonesia.

"Dengan sumber daya listrik yang mumpuni tentunya dapat meningkatkan produktivitas industri dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia," katanya dalam keterangan pers, Jumat (4/12).

Baca Juga

Sebelumnya, BCA Syariah juga telah merealisasikan penyaluran pembiayaan infrastruktur pembangunan jalan tol untuk PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek sebesar Rp 100 miliar. Pembiayaan pada PLN merupakan bagian dari kerja sama sindikasi PLN dengan tujuh institusi perbankan yang terdiri dari lima Bank Konvensional dan dua Bank Syariah dengan total pembiayaan sebesar Rp 10 triliun.

Tujuh institusi perbankan tersebut adalah adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk dan dua bank syariah yaitu PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BCA Syariah.

Pembiayaan sindikasi yang diberikan terdiri atas dua skema yaitu, Syariah dan Konvensional, dengan nilai masing-masing sebesar Rp 8,8 triliun untuk skema konvensional dan Rp 1,2 triliun skema syariah. Penandatangan kerja sama dilakukan oleh perwakilan debitur dan kreditur mayoritas bank konvensional dan bank syariah, bertempat di Kantor Pusat PLN di Jakarta (4/12) serta disaksikan secara virtual oleh Direksi masing-masing perusahaan secara virtual.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA