Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Sukabumi Luncurkan Pasar Mitra Tani

Jumat 04 Dec 2020 15:17 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Dwi Murdaningsih

Toko Tani (ilustrasi)

Toko Tani (ilustrasi)

Pasar Mitra Tani untuk membantu mendistribusikan produk-produk pertanian.

REPUBLIKA.CO.ID,  SUKABUMI--Pemerintah Kota Sukabumi melaunching Pasar Mitra Tani atau Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Kota Sukabumi di Sub Terminal Agribisnis (STA) Bungbulang, Kecamatan Cibeureum, Jumat (4/12). Keberadaan sarana tersebut untuk membantu memasarkan produk hasil pangan petani dengan harga yang menguntungkan.

' Targetnya keberadaan pasar tersebut membantu petani dalam memasarkan produk dengan haega terbaik dan memudahkan warga dalam membeli kebutuhan pokok,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Selain itu pada saat bersamaan diluncurkan gerakan diversifikasi pangan lokal dan kampung koi. Inovasi DKP3 ini ingin petani mendapatkan keberpihakan yang lebih kuat dari pemerintah.

Produk hasil petani diharapkan mampu dipasarkan dengan lebih baik dan harga bisa sesuai harapan petani serta memutus mata rantai distribusi. Keberadaan pasar mitra tani juga mempermudah konsumen ketika membutuhkan sayuran dan kebutuhan lainnya.

Lahirnya inovasi ini karena petani mengeluhkan kondisi harga produk di pasar tinggi akan tetapi yang didapatkan petani tidak sesuai harga pasar dalam artian antara yang didapatkan petani dan di pasaran berbeda. Sehingga terang Fahmi, muncul ide Toko Tani Indonesia Center yang di Sukabumi disebut Pasar Mitra Tani.

Hal ini didukung alumni IPB dan kampus IPB serta menggandeng berbagai komponen yang memiliki keberpihakan yang kuat kepada petani. Nantinya kata Fahmi, petani maupun warga bisa akses bukan secara fisik saja akan tetapi virtual melalui aplikasi Patratani.

Di sisi lain Fahmi menuturkan, perlunya gerakan diversifikasi pangan dengan tidak hanya mengandalkan nasi atau beras. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kekhawatiran krisis pangan pada 2021 yang disampaikan gubernur pada beberapa waktu lalu.

Terakhir ungkap Fahmi, diluncurkan Kampung Koi dalam menghidupkan Kota Sukabumi sebagai kota koi. Sebab dari sisi sejarah mencatat koi berasal dari Kota Sukabumi.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan menambahkan, pasar mitra tani ini menyediakan komoditas pangan dan pertanian dengan harga yang menguntungkan petani serta terjangkau oleh warga. Selain itu untuk memutus mata rantai distribusi pangan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA