Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Debat, Gibran akan Tangani Covid-19 Pakai Teknologi Mutakhir

Jumat 04 Dec 2020 05:05 WIB

Red: Ratna Puspita

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut satu Gibran Rakabuming Raka (kiri)-Teguh Prakosa (kanan) mengikuti Debat Terbuka Pilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo di Studio Satu Terang Abadi (TA) TV, Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo dalam debat kedua mengangkat tema

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut satu Gibran Rakabuming Raka (kiri)-Teguh Prakosa (kanan) mengikuti Debat Terbuka Pilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo di Studio Satu Terang Abadi (TA) TV, Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/12/2020). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo dalam debat kedua mengangkat tema

Foto: Antara/Mohammad Ayudha
Gibran mengatakan alat thermal camera dapat dipasang di tempat publik.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Calon Wali Kota Surakarta nomor urut 1 Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan menggunakan peralatan teknologi mutakhir dalam menangani penyebaran Covid-19. Teknologi mutakhir yang dimaksud, yakni alat thermal camera atau camera yang secara otomatis bisa mengukur suhu badan orang.

"Saya yakin teknologi seperti itu, dapat diterapkan di tempat-tempat publik seperti di kantor, dan pasar, nanti dijaga terus agar COVID-19 bisa diatasi tidak ada penambahan lagi," kata Gibran bersama calon wakil wali kota pasangannya, Teguh Prakosa, saat menjawab pertanyaan paslon no. 2 Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dalam debat putaran kedua Pilkadda Surakarta 2020, di Studio TV lokal di Solo, Kamis malam (4/12).

Baca Juga

Pemerintah Kota Surakarta sekarang juga sedang menyiapkan rumah sakit darurat untuk menampung warga yang masuk orang tanpa gejala (OTG), di Asrama Haji Donohudan. "Namun, mari berdoa semoga Covid-19 di Solo segera berakhir," katanya pula.

Selain itu, Gibran Rakabuming Raka juga mengapresiasi adanya Tol Trans Jawa. Dia mengaku Kota Solo sangat diuntungkan dengan adanya Tol Trans Jawa ini.

Gibran optimistis dengan keberadaan Tol Trans Jawa dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Solo. Tol Trans Jawa ini bisa meningkatkan sektor pariwisata di Kota Solo. Apalagi, Tol Trans Jawa ini dapat memperpendek jarak tempuh agar lebih singkat.

"Adanya tol itu, memperpendek jarak Solo dengan kota besar lainnya, seperti Surabaya dan Semarang. Tentunya hal ini mendorong pariwisata di Kota Solo, kata Gibran.

Calon Wakil Wali Kota Surakarta nomor urut 1, Teguh Prakosa, menambahkan, Solo meningkat sedikit naik angka Covid-19 bukan karena pemerintah daerah tidak melakukan pengendalian penyebaran penyakit itu. Solo merupakan pusat ekonomi di Soloraya, dan yang berkontribusi besar Covid-19 dari luar daerah. Sebab, penduduk Solo sekitar 500 ribu jiwa, tetapi jika pagi hingga sore mencapai 2,5 juta jiwa. 

Hal tersebut, kata Teguh, berpotensi menyebarkan Covid-19, dan pencegahannya masyarakat Solo sadar diri disiplin menerapkan protokol kesehatan atau 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Hal ini, di masyarakat masih kurang, dan pihaknya terus menyadarkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga penularan COVID-19 bisa teratasi.

Calon Wali Kota nomor urut 2, Bagyo Wahyono, mengatakan peningkatan pariwisata perlu melihat aset pariwisata di Kota Solo ini. Apalagi Kota Solo memiliki keraton dan potensi wisata lainnya. Menurut Bagyo, kalau perlu keraton tersebut direhabilitasi kembali, wayang orang di Sriwedari juga perlu ditingkatkan, juga perlu membuat paket-paket wisata mulai dari bandara, hotel, pasar tradisional, hingga ke kuliner guna memajukan wilayah ini.

Sumber : Antara
 
 

BERITA LAINNYA