Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Penambahan Covid-19 di Yogyakarta Sentuh Rekor Baru

Kamis 03 Dec 2020 20:46 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Teguh Firmansyah

virus corona (ilustrasi).

virus corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Angka Covid-19 di Yogyakarta bertambah 189 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Angka Covid-19 di DIY bertambah sebanyak 189 kasus baru, Kamis (3/12). Jumlah ini menjadikan DIY memecahkan rekor kasus harian Covid-19. Rekor sebelumnya tercatat pada 5 November dengan tambahan 168 kasus.

Tambahan ini menjadikan total angka positif Covid di DIY menjadi 6.384 kasus. Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, 189 kasus baru tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota se-DIY.

Baca Juga

Sebagian besarnya dilaporkan di Kabupaten Sleman yakni sebanyak 107 kasus baru. Kemudian 41 kasus baru dilaporkan di Kota Yogyakarta, 26 kasus baru di Kabupaten Bantul, sembilan kasus baru di Kabupaten Gunungkidul dan enam kasus baru di Kabupaten Kulon Progo.

"107 kasus baru yang ada di Sleman merupakan hasil tracing (pelacakan) kontak dari kasus yang sudah ada sebelumnya," kata Berty, Kamis (3/12).

Selain itu, Berty juga melaporkan 77 kasus sembuh pada 3 Desember ini 2020. Sehingga, kesembuhan Covid-19 di DIY menjadi 4.573 kasus.

Jika dibandingkan dengan total kasus positif, tingkat kesembuhan sebesar 71,6 persen. Persentase kesembuhan Covid-19 di DIY terus turun dari hari sebelumnya. Pada Rabu (2/12) tingkat kesembuhan sebesar 72,5 persen dan 73,5 persen pada Selasa (1/12).

"Didapatkannya 189 kasus baru dan 77 kasus sembuh di DIY merupakan pemeriksaan terhadap 1.014 sampel dari 983 orang yang menjalani tes Covid-19," ujarnya.

Walaupun kesembuhan masih terus bertambah, kematian Covid-19 juga meningkat. Namun, peningkatannya tidak signifikan. Pada hari ini dilaporkan satu kasus positif meninggal dunia di DIY.

Satu kasus meninggal tersebut merupakan warga Bantul dengan kasus nomor 5.694. Berty menuturkan, kematian Covid-19 ini disertai dengan komorbid atau penyakit penyerta radang paru-paru (pneumonia). "Sehingga total kasus meninggal di DIY menjadi 148 kasus," kata Berty.

Sementara itu, untuk tempat tidur (bed) isolasi di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang belum terpakai sejumlah 124. Adapun penggunaan tempat tidur sudah mencapai 430.

"Total bed yang disediakan sebanyak 62 bed untuk critical dan 492 bed untuk non critical. Sehingga total ketersediaan bed untuk penanganan Covid-19 di DIY ada 554," tambahnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA