Jumat 04 Dec 2020 04:10 WIB

Dr Fauci: Awal September AS Mungkin Broadway Bisa Buka

Untuk kembali ke keadaan normal, cakupan vaksinasi Covid-19 harus 75-85 persen.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda
 Teater Broadway di dekat Times Square, New York, AS tutup akibat pandemi Covid-19. Dr Anthony Fauci memperkirakan teater Broadway bisa kembali dibuka bulan September 2021.
Foto: EPA
Teater Broadway di dekat Times Square, New York, AS tutup akibat pandemi Covid-19. Dr Anthony Fauci memperkirakan teater Broadway bisa kembali dibuka bulan September 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dr Anthony Fauci memberikan kabar yang menuai harapan selesainya pandemi. Dokter penyakit menular terkemuka di Amerika Serikat berkata teater Broadway di New York,  mungkin bisa menyalakan lampunya lagi pada awal musim gugur mendatang.

Dalam sebuah wawancara dengan WNBC pada Selasa (1/12) malam, Fauci mengatakan, andaikan orang mendapatkan vaksinasi pada musim semi (Maret) tahun depan, ketika vaksin tersedia untuk masyarakat umum, maka itu akan meningkatkan harapan. Warga New York dan seluruh negara dimungkinkan dapat kembali normal pada akhir musim panas (akhir Agustus) atau awal musim gugur 2021 (awal September).

Baca Juga

“Saya pikir itu akan sepenuhnya tergantung pada serapan vaksin oleh masyarakat, khususnya warga New York,” ujar Fauci, dilansir laman Fox News, Kamis (3/12).

Dokter yang juga direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular itu mengatakan, karena New York memiliki banyak turis, maka vaksinasi diharapkan dapat menyeluruh ke seluruh negeri. Ia mengatakan, tak menutup kemungkinan keadaan bisa menjadi normal kembali nantinya.

Namun demikian, Fauci mengindikasikan, kembali ke keadaan normal hanya bisa dicapai ketika cakupan vaksinasi mencapai 75 persen hingga 85 persen. Mereka yang memiliki kondisi mendasar adalah prioritas tinggi untuk divaksin.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengumumkan pada Selasa (2/12), petugas kesehatan dan penghuni fasilitas perawatan jangka panjang harus menjadi yang pertama menerima vaksin Covid-19. Vaksin tersebut diharapkan dapat didistribusikan pada pertengahan hingga akhir Desember.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement