Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Nasabah Prioritas BNI Syariah Tumbuh 16 Persen pada 2020

Kamis 03 Dec 2020 07:29 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolandha

Pegawai BNI Syariah menunjukan dammy kartu Hasanah Debit Prioritas usai peluncurannya secara virtual, di Jakarta, Rabu (2/12).Hasanah Debit Prioritas yang merupakan kartu ATM/Debit tipe World Debit Mastercard tersebut diberikan kepada nasabah Tabungan BNI Prima iB Hasanah dengan saldo minimum Rp2,5 miliar.Hasanah Debit Prioritas memiliki berbagai keunggulan dan benefit yang diperoleh bagi segenap nasabah prioritas.Prayogi/Repbulika.

Pegawai BNI Syariah menunjukan dammy kartu Hasanah Debit Prioritas usai peluncurannya secara virtual, di Jakarta, Rabu (2/12).Hasanah Debit Prioritas yang merupakan kartu ATM/Debit tipe World Debit Mastercard tersebut diberikan kepada nasabah Tabungan BNI Prima iB Hasanah dengan saldo minimum Rp2,5 miliar.Hasanah Debit Prioritas memiliki berbagai keunggulan dan benefit yang diperoleh bagi segenap nasabah prioritas.Prayogi/Repbulika.

Foto: Prayogi/Republika
Penduduk Indonesia dengan pemilikan aset 1 juta dolar AS pada 2019 ada 134 ribu jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan High Net-Worth Individuals (HNWI) yang terus meningkat menjadi salah satu alasan BNI Syariah mengembangkan layanan prioritas berbasis syariah. Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah, Ida Triana Widowati mengatakan beberapa hasil riset menunjukkan pertumbuhan HNWI di Indonesia mencapai 13 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan di dunia yang 9,5 persen.

"Maka dari itu, segmen ini adalah potensi pasar yang baik untuk terus kita kembangkan," katanya dalam peluncuran Hasanah Debit Prioritas, Rabu (2/12).

Penduduk Indonesia dengan kepemilikan aset satu juta dolar AS pada 2019 sendiri mencapai 134 ribu jiwa. Pertumbuhannya mencapai 10 persen setiap tahun. Di BNI Syariah sendiri, jumlah nasabah prioritas pada 2019 tumbuh hingga 22 persen.

Baca Juga

Tahun ini, meski Covid-19 melanda, pertumbuhan nasabah prioritas masih tetap positif sebesar 16 persen per Oktober 2020. Ida mengatakan jumlah umat Muslim di Indonesia mencapai sekitar 128 juta jiwa yang berpotensi terus mengalami peningkatan aset.

"Tentu untuk kelas menengah Muslim punya karakteristik beda, mereka lebih peduli pada produk yang tidak hanya prima tapi juga memperhatikan aspek spiritualnya," katanya.

Jumlah kelas menengah Indonesia sendiri terus mengalami kenaikan tiap tahun rata-rata 2,25 persen atau 1,5 juta orang. Di BNI Syariah, jumlah nasabah prioritas dengan dana kelolaan lebih dari Rp 500 juta sampai November 2020 tercatat sebesar 7.935 nasabah dengan DPK sebesar Rp 9,37 triliun.

Secara total DPK per kuartal III tahun 2020 tercatat sebesar Rp 45,65 triliun atau naik 21,76 persen secara year on year (yoy). Pertumbuhan DPK ini didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA), dengan rasio sebesar 65,15 persen, naik dibandingkan periode sama tahun 2019 sebesar 61,95 persen.

Sampai September 2020, jumlah rekening BNI Syariah sebanyak empat juta rekening, naik 20,28 persen dibanding periode sama tahun 2019 sebesar 3,3 juta rekening. Hasanah Debit Prioritas sendiri merupakan pengembangan fitur dari jenis kartu ATM/Debit Zamrud Card tipe Platinum Debit Mastercard menjadi World Debit Mastercard.

Kartu ini diberikan kepada nasabah Tabungan BNI Prima iB Hasanah dengan saldo minimum Rp 2,5 miliar yang dapat digunakan sebagai kartu ATM/Debit yang memiliki berbagai keunggulan dan benefit yang diperoleh bagi segenap nasabah prioritas. BNI Syariah berharap nasabah prioritas dapat segera memanfaatkan keunggulan dengan mengupgrade Kartu Hasanah Debit yang dimiliki ke Kartu Hasanah Debit Prioritas tipe “World Debit” Mastercard.

"Nanti para nasabah tidak perlu datang ke cabang karena karyawan terbaik kami nanti yang akan mendatangi para nasabah prioritas untuk melakukan upgrade sehingga bisa langsung digunakan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB