Sunday, 11 Jumadil Akhir 1442 / 24 January 2021

Sunday, 11 Jumadil Akhir 1442 / 24 January 2021

Dick Advokaat Umumkan Pensiun Akhir Musim Ini

Kamis 03 Dec 2020 01:36 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Dick Advokaat mengumumkan keputusannya pensiun akhir musim ini setelah hampir 40 tahun malang melintang menjadi arsitek di berbagai klub.

Dick Advokaat mengumumkan keputusannya pensiun akhir musim ini setelah hampir 40 tahun malang melintang menjadi arsitek di berbagai klub.

Foto: AP Photo/Darko Vojinovic
Dick Advokaat pensiun usai 40 tahun menjadi pelatih di berbagai klub

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Feyenoord Dick Advokaat mengumumkan keputusannya pensiun akhir musim ini setelah hampir 40 tahun malang melintang menjadi arsitek di berbagai klub.

Keputusan pensiun ini disampaikan melalui laman resmi Feyenoord,Selasa, setelah berbincang dengan manajemen klub asal Rotterdam tersebut.

"Beberapa bulan mendatang akan benar-benar menjadi yang terakhir saya sebagai pelatih klub," kata pelatih berusia 73 tahun tersebut.

"Setelah karier yang panjang dan indah, Feyenoord adalah klub yang bagus untuk ditutup nanti. Mudah-mudahan dan saya percaya akan hal itu, kami akan mampu menunjukkan hal-hal baik sebelum pensiun," kata dia.

Bekas pelatih timnas Belanda dan Korea Selatan itu mengumumkan masa pensiunlebih cepat agar memberi waktu yang panjang bagi klub mencari pelatih pengganti.

Pengumuman itu juga dibenarkan direktur teknik Feyenoord Frank Arnesen. Frank menaruh hormat kepada Dick Advokaat atas keputusannya tersebut. Tak ada kata yang bisa menggambarkan sosok Dick Advokaat, kata dia, selainpelatih hebat dengan caranya sendiri.

"Dick adalah sosok yang sangat hebat dan pelatih yang sangat antusias yang selalu tahu bagaimana meraih hasil maksimal dari tim dengan pendekatannya," kata dia.

"Feyenoord bisa bahagia dan bangga bahwa dia telah memilih untuk mengakhiri karirnya yang panjang dan cemerlang sebagai pelatih klub bersama kami," sambung dia.

Dick datang ke Feyenoord Desember musim lalu menggantikan Jaap Stam yang dipecat atas rangkaian hasil buruk. Sempat terseok-seok hingga terdampar pada posisi bawah musim 2019, perlahan Feyenoord ke tempat yang semestinya.

Feyenoord mengakhiri musim 2019 dengan bertengger pada posisi ketiga meski tak ada gelar juara akibat kompetisi dihentikan pandemi COVID-19.

Pada musim ini Feyenoord tak terkalahkan dalam 10 laga dan bertengger pada urutan empat dengan 22 poin atau terpaut lima angka dari Ajax yang memuncaki klasemen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA