Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

ITAGI: Vaksinasi Penting untuk Atasi Pandemi

Rabu 02 Dec 2020 21:10 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Vaksin Covid-19 (ilustrasi). Upaya pencegahan Covid-19 juga harus didukung dengan vaksinasi.

Vaksin Covid-19 (ilustrasi). Upaya pencegahan Covid-19 juga harus didukung dengan vaksinasi.

Foto: AP Photo/Ted S. Warren
Protokol kesehatan plus vaksinasi dapat membantu mengendalikan Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Prof Dr dr Soedjatmiko SpA(K) mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya vaksinasi. Ia menjelaskan, vaksinasi penting untuk mempercepat penghentian pandemi Covid-19.

"Jadi vaksinasi ini akan mencegah penularan dan membantu mempercepat proses menghentikan pandemi," kata Soedjatmiko dalam Dialog Rabu bertema Indonesia Siapkan Vaksinasi, di Jakarta, Rabu.

Soedjatmiko mengatakan, sebagian besar atau hampir 80 persen penderita Covid-19 adalah orang-orang yang berusia 19-59 tahun. Sementara itu, pasien Covid-19 yang meninggal 60 persen di antaranya berusia antara 16-59 tahun, yakni mereka yang pada umumnya masih beraktivitas di luar rumah.

Untuk mengatasi penyebaran, pemerintah telah mengupayakan testing (pemeriksaan), tracing (penelusuran), dan treatment (perawatan). Pemerintah juga telah menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan dan mengedukasi masyarakat tentang perlunya disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Namun, meski telah banyak masyarakat yang menerapkan protokol, pemerintah masih mencatat penambahan kasus Covid-19 cukup banyak. Rata-rata antara 4.000 hingga 5.000 orang setiap hari positif Covid-19.

Selain penambahan kasus, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 dari kalangan masyarakat juga cukup tinggi dengan rata-rata per hari sekitar 100-160 orang. Sementara itu, dokter dan tenaga medis yang meninggal akibat Covid-19 juga tercatat sudah mencapai sekitar 290 ribu.

"Hampir 290 dokter dan peramedis meninggal gara-gara mereka berjuang untuk menyembuhkan orang-orang yang terlanjur sakit tadi. Bayangkan betapa mengerikannya," kata Soedjatmiko.

photo
Infografis masyarakat Indonesia siap divaksin - (Republika)

Untuk itu, negara-negara di dunia sudah memikirkan cara pembuatan vaksin lebih dini agar penyebaran virus SARS-C0V-2, penyebab penyakit Covid-19, dapat segera dikendalikan. Soedjatmiko menilai penerapan protokol kesehatan saja tidak cukup.

Upaya pencegahan juga harus didukung dengan vaksinasi. Vaksinasi merupakan cara yang efektif dan efisien untuk mengendalikan penyebaran kasus Covid-19.

"Nah, vaksinasi ini akan mencegah penularan dan membantu mempercepat proses menghentikan pandemi," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA