Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Pekalongan Berstatus Siaga Darurat Bencana Hingga Februari

Rabu 02 Dec 2020 19:41 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Foto udara kondisi pemukiman padat penduduk di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (4/6/2020). Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menetapkan status siaga darurat bencana mulai November 2020 hingga Februari 2020 seiring dengan meningkatnya curah hujan.

Foto udara kondisi pemukiman padat penduduk di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (4/6/2020). Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menetapkan status siaga darurat bencana mulai November 2020 hingga Februari 2020 seiring dengan meningkatnya curah hujan.

Foto: ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Siaga darurat bencana di Pekalongan ditetapkan seiring meningkatnya curah hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menetapkan status siaga darurat bencana mulai November 2020 hingga Februari 2020 seiring dengan meningkatnya curah hujan. Bencana yang perlu diwaspadai saat memasuki musim penghujan adalah longsor, angin kencang dan banjir.

"Kami terus mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana, terutama longsor, banjir, dan angin kencang seiring dengan meningkatnya curah hujan yang mulai relatif tinggi," kata Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah Budi Rahardjo saat menyampaikan paparan rakor (rapat koordinasi) evaluasi Covid-19 di Pekalongan, Rabu.

Menurut Budi, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain memetakan potensi peta rawan bencana, berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta relawan, dan menyiapkan logistik untuk kebencanaan.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah antisipasi kesiapsiagaan, antara lain melaksanakan rakor, memetakan daerah rawan bencana. Kendati demikian, kewaspadaan masyarakat terhadap kebencanaan terus ditingkatkan," katanya.

Budi mengatakan, secara garis besar, wilayah rawan longsor berada di bagian selatan Kabupaten Pekalongan dan utara rawan banjir.
Adapun wilayah rawan longsor yang berada di bagian selatan Kabupaten Pekalongan tersebut, yaitu Kecamatan Paninggaran, Lebak Barang, Kandang Serang, Talun, Karanganyar, dan Doro.

"Untuk wilayah rawan banjir seperti Kecamatan Kajen, Bojong, Tirto, Wonokerto, Kedungwuni, dan Wiradesa," katanya.

Menurut Budi, piihaknya juga menyiapkan peralatan, personel, dan logistik untuk antisipasi apabila bencana itu terjadi. Posko induk siaga ada di kantor BPBD.

"Posko siaga bencana kecamatan yang berada di masing-masing kecamatan," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB