Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Ini Ungkapan Kegembiraan Akademisi yang Dibebaskan Iran

Rabu 02 Dec 2020 05:00 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Muhammad Hafil

Ini Ungkapan Kegembiraan Akademisi yang Dibebaskan Iran. Foto: Akademisi Iran

Ini Ungkapan Kegembiraan Akademisi yang Dibebaskan Iran. Foto: Akademisi Iran

Foto: anadolu agency
Akademisi dibebaskan setelah dua tahun dipenjara Iran.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Seorang Akademisi Australia-Inggris, Kylie Moore-Gilbert (33) dibebaskan setelah dua tahun dipenjara di Iran atas tuduhan sebagai mata-mata. Dia berterima kasih dari lubuk hatinya kepada pendukungnya pada Selasa (1/12). Pendukungnya sangat membantunya melewati rangkaian mimpi buruk yang tidak pernah berakhir.

Dalam pernyataan pertamanya sejak tiba kembali di Australia, sarjana Timur Tengah itu mengaku benar-benar terpesona oleh upaya dari teman dan keluarga untuk menjamin pembebasannya. “Sejujurnya saya tidak memiliki kata-kata untuk mengungkapkan kedalaman rasa terima kasih saya dan betapa tersentuhnya saya,” kata Moore-Gilbert, dilansir English Al Arabiya, Rabu (2/12).

“Itu memberi saya begitu banyak harapan dan kekuatan untuk menanggung apa yang tampak seperti mimpi buruk yang tak pernah berakhir. Kebebasan saya benar-benar kemenangan anda. Dari lubuk hatiku, terima kasih!,” ujar dia.

Baca Juga

Moore-Gilbert dibebaskan pekan lalu dalam pertukaran untuk tiga warga Iran terkait dengan plot gagal untuk membunuh pejabat Israel di Bangkok. Dia ditangkap oleh Korps Pengawal Revolusi Islam Iran pada 2018 setelah menghadiri konferensi akademik di kota suci Qom, Iran tengah. Kemudian dia didakwa dengan spionase dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara. Namun, dia mengatakan tuduhannya telah dibantah. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA