Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Survei: Eri-Armuji Dinilai Berpengalaman dalam Pemerintahan

Rabu 02 Dec 2020 00:30 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andi Nur Aminah

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut satu Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji (kanani)

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut satu Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji (kanani)

Foto: Antara/Moch Asim
Eri Cahyadi dan Armuji dianggap memiliki rekam jejak serta kinerja yang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Survei yang dilakukan Cyrus Network mengungkap bahwa pasangan Eri Cahyadi-Armudji dinilai lebih berpengalaman dalam politik dan pemerintahan. Sebesar 21,5 persen publik menilai bahwa kedua calon dipilih karena sama-sama diharapkan akan membawa perubahan.

"Sebanyak 9 persen pemilih memilih paslon satu tersebut dengan alasan berpengalaman dalam politik dan pemerintahan," kata Chief of Consultan Cyrus Network Hafizhul Mizan dalam keterangan, Selasa (1/12).

Berbanding terbalik, hanya 2,7 persen pemilih yang menganggap Pasangan Machfud-Mujiaman sebagai sosok berpengalaman. Hafizhul mengatakan, faktor partai pengusung tampak juga berperan penting.

Baca Juga

Dia mengatakan, sekitar tujuh persen dari pemlih Eri Cahyadi-Armudji mengaku akan memberikan suara mereka karena berasal dari partai poiltik sama dengan yang mereka dukung. Dia melanjutkan, hanya 3,5 persen dari pemilih Machfud-Mujiaman mengaku memilih Machfud dengan alasan satu partai.

Survei juga menangkap bahwa pasangan Eri Cahyadi dan Armuji dianggap memiliki rekam jejak serta kinerja yang baik. Sekitar 4,3 persen pemilih menganggap paslon nomor urut 1 itu memiliki rekam jejak baik. "Sementara 1,7 persen pemilih yang menganggap Machfud-Mujiaman sebagai sosok yang memiliki kinerja baik," kata Mizan.

Survei Cyrus Network dilangsungkan pada tanggal 23 hingga 27 November 2020. Survei tatap muka tersebut dilakukan dengan metodologi Multistage Random Sampling melibatkan 400 orang responden di seluruh wilayah Kota Surabaya dengan tingkat kekeliruan sekitar lima persen.

Seperti diketahui, Pilkada serentak rencananya akan dilakukan pada 9 Desember 2020 mendatang. Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

 

 

 
 

BERITA LAINNYA