Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Wasekjen Forum Zakat Dunia Paparkan Prinsip Kolaborasi

Selasa 01 Dec 2020 21:17 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil

Wasekjen Forum Zakat Dunia Paparkan Prinsip Kolaborasi. Foto: Ilustrasi Zakat

Wasekjen Forum Zakat Dunia Paparkan Prinsip Kolaborasi. Foto: Ilustrasi Zakat

Foto: Republika/Prayogi
Prinsip kolaborasi dipaparkan wasekjen Forum Zakat Dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jenderal Forum Zakat Dunia (WZF), Dr Elnur Salihovic menyampaikan sejumlah prinsip sukses kolaborasi dalam dunia perzakatan. Pertama ialah adanya penghormatan dan pelaksanaan terhadap syariat Islam.

"Kedua, membuat solusi yang praktis dengan dampak yang efektif dan nyata untuk bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Salihovic dalam agenda konferensi WZF 2020 yang digelar secara daring, Selasa (1/12).

Berikutnya, lanjut Salihovic, adalah pemahaman yang tepat terhadap Maqashid al-Syari'ah (prinsip-prinsip syariah) untuk mendapatkan ide-ide baru dan solusi yang inovatif. Keempat, diperlukan dukungan baik secara langsung ataupun tak langsung untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

Kelima, Salihovic mengatakan, melakukan mitigasi atas konsekuensi terburuk yang diakibatkan dari pandemi sekarang ini dan upaya pencegahan terhadap krisis global yang baru. Terakhir, yaitu memberikan dedikasi untuk membentuk kemitraan yang saling menguntungkan.

Dalam kesempatan itu, Salihovic juga menyampaikan mengenai pelajaran penting yang dapat diambil dari krisis akibat pandemi Covid-19. Salah satunya, menurut dia, krisis tersebut menimbulkan kesadaran untuk lebih memperhatikan banyak hal yang menjadi prioritas.

"Krisis Covid-19 menjadi momentum untuk memahami misi kami (WZF) secara lebih baik dan juga kesempatan untuk lebih memperhatikan dan peduli terhadap nilai dan prioritas yang sebenarnya," tuturnya.

Selain itu, Salihovic juga mengatakan, krisis yang diakibatkan pandemi ini membuat sadar betapa pentingnya kerja sama internasional. Sebab, dunia internasional saling bergantung antara satu negara dengan negara lain sehingga diperlukan sistem kelembagaan nasional yang kuat, matang dan terkoordinasi.

Salihovic juga menyadari, berbagai langkah yang dibutuhkan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan memang akan lebih sulit dan tergolong melambat. Karena itu, dia mengatakan, lembaga zakat harus melakukan pendekatan secara multiprioritas dalam menghadapi krisis global di saat ini dan masa depan.
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB