Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Jokowi Kutuk Pembantaian Satu Keluarga di Sigi, Sulteng

Senin 30 Nov 2020 17:57 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andi Nur Aminah

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: Biro Pers Media Informasi Sekretariat Preside
Jokowi meyebut tindakan para pelaku tidak beradab dan di luar batas kemanusiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk keras aksi para pelaku pembantaian terhadap empat korban yang merupakan satu keluarga di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Ia mengatakan, tindakan para pelaku tidak beradab dan di luar batas kemanusiaan.

“Saya mengutuk keras tindakan-tindakan yang di luar batas kemanusiaan dan tidak beradab yang menyebabkan empat orang saudara-saudara kita meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11).

Ia menegaskan, tindakan biadab tersebut jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di masyarakat. Selain itu, para pelaku juga berniat merusak persatuan dan kerukunan bangsa.

Baca Juga

Dalam kesempatan ini, Presiden pun menyampaikan rasa duka citanya terhadap para keluarga korban yang ditinggalkan. “Ini adalah tragedi kemanusiaan,” tambah dia.

Ia mengatakan, pemerintah juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Lebih lanjut, Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah tak memberikan ruang sedikitpun bagi terorisme di Tanah Air. Karena itu, ia juga telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan para pelaku pembantaian ini.

“Saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” tegas dia.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA