Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

BMH Salurkan Bantuan Bibit Ikan untuk Pesantren Berdaya

Senin 30 Nov 2020 05:58 WIB

Red: Irwan Kelana

BMH menyalurkan benih ikan  nila sebanyak 5.000 ekor untuk program :Pesantren Berdaya di Banten.

BMH menyalurkan benih ikan nila sebanyak 5.000 ekor untuk program :Pesantren Berdaya di Banten.

Foto: Dok BMH
BMH menaburkan benih ikan nila sebanyak 5.000 ekor.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Laznas BMH Banten memandang bahwa kemandirian pesantren secara finansial harus terus didorong. Oleh karena itu, salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan budidaya ikan air tawar. Dalam program Pesantren Berdaya ini, Laznas BMH menyalurkan bantuan bibit ikan.

"Alhamdulillah, Sabtu  (28/11) Laznas BMH dapat mewujudkan upaya konkret mendorong kemandirian pesantren melalui program penyaluran bibit ikan nila. Langkah ini untuk pemberdayaan ekonomi pesantren sekaligus pembelajaran dan pengalaman bagi para santri penghafal Quran," terang Kepala BMH Perwakilan Banten, M  Bati melalui rilis.

Penyaluran dilangsungkan di Kampung Kuaron Sawah RT 03 RW 02 Desa Citerup, Kecamatan Ciruas Serang, Banten.  

Hasil dari budidaya ikan ini di antaranya dapat membantu penyediaan nutrisi dan gizi bagi para santri itu sendiri. 

Ustadz Samhani selaku ketua Yayasan Fatahillah Serang mengatakan terima  kasih kepada BMH atas program Pesantren Berdaya ini.

"Alhmdulillah BMH menaburkan benih ikan nila sebanyak lima  ribu ekor. Sebuah kesyukuran bagi kami. Karena santri kami tidak saja akan bisa mengahafal Quran tapi juga punya skill ekonomi yang insya Allah akan memberi nilai manfaat lebih ke depan bagi mereka kelak di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Diperkirakan ikan nila ini bisa dipanen setelah empat  bulan. "Insya Allah empat  bulan akan panen dan jika memang melampaui kebutuhan, sebagian akan dijual ke masyarakat untuk menambah pemasukan dana bagi pesantren," tutup Ustadz Samhani.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB