Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Ini Pengurus dan Lambang Baru PKS

Senin 30 Nov 2020 05:52 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi meluncurkan logo partai baru pada Munas ke-V, Ahad (29/11).

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi meluncurkan logo partai baru pada Munas ke-V, Ahad (29/11).

Foto: Istimewa
Esensi perubahan ini adalah PKS harus tampil lebih segar, lebih dekat dan terbuka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengumumukan daftar kepengurusan PKS masa jabatan 2020-2025, Ahad (29/11). PKS juga resmi meluncurkan logo partai baru.

Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan penyusunan pengurus PKS 2020-2025 tersebut telah dilakukan dengan sangat komprehensif. "Dengan menerima masukan dan saran dari berbagai pihak, kita terima masukan memenuhi kuota 30 persen dari para ibu-ibu kita, untuk para perempuan dan para akhwat, serta menampilkan wajah baru yang masih fresh," kata Alhabsyi pada sambutannya dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-V, Ahad (29/11).

Aboebakar mengatakan penyusunan kepengurusan DPP didasarkan pada kebutuhan partai lima tahun ke depan. Termasuk, adanya bonus demografi dan tingginya jumah pemilih milenial. 

Baca Juga

"Penyusunan pengurus juga merupakan upaya kaderisasi di partai kita. Kaderisasi bukan segala-galanya tapi segala-galanya dimulai dari kaderisasi kita insyaAllah," kata dia.

photo
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kiri) dan Sekretaris Jenderal Aboe Bakar Alhabsy (kedua kiri) didampingi pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera periode 2020-2025 membaca ikrar pengurus saat Musyawarah Nasional (Munas) V PKS di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Ahad (29/11/2020). Agenda Munas V PKS membahas arah kebijakan partai lima tahun ke depan dan ikrar pengurus DPP PKS 2020-2025. - (ANTARA/M Agung Rajasa)
Sementara perubahan lambang, mars, dan hymne sebenarnya sudah dirumuskan sejak kepengurusan sebelumnya. "Esensi perubahan ini adalah PKS harus tampil lebih segar, lebih dekat dan terbuka untuk semua kalangan," kata dia.

Filosofi dari lambang PKS yang baru di antaranya bentuk dasar dari lambang PKS yang berbentuk bulat melambangkan kesetaraan, keteraturan, keserasian, perasatuan dan kesatuan arah demi memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan rakyat di bumi Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Sementara warna oranye melambangkan kehangatan, harapan, semangat kehidupan yang selalu optimis dan juga semangat muda. 

Kemudian dua bulan sabit melambangkan dimensi waktu, keserasian, keindahan, pencerahan, keluhuran islam untuk menjaga keseimbangan, kesinambungan sejarah, kejayaan, dan kelangsungan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sedangkan warna putih melambangkan bersih, suci, tulus, ihklas, dan mulia. 

Adapun untaian 17 butir padi pada tangkai tegak lurus melambangkan adil, ukhuwah, istiqomah, berani, disiplin dalam menjalankan tugas, serta tegas dalam mewujudkan keadilam, dan kesejahteraan. Lalu warna hitam ditulisan PKS melambangkan kemauan keras, disiplin, kekuatan, ketegasan, berwibawa, kepastian, aspiratif, dan perlindungan.

Aboe juga menyebut, tagline yang akan dipakai pada masa kepengurusan Presiden PKS Ahmad Syaikhu adalah Bersama Melayani Rakyat dengan gerakan #PKSPelayanRakyat. "Kita melanjutkan semangat Berkhidmat untuk Rakyatdengan meneguhkan sikap hangat dan dekat dengan rakyat dengan terus istikamahmelayani mereka. Ini semangat baru PKS," kata Aboe.

photo
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kedua kiri) dan Sekretaris Jenderal Aboe Bakar Alhabsy (kanan) mengikuti pembacaan ikrar pengurus saat Musyawarah Nasional (Munas) V PKS di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (29/11/2020). Agenda Munas V PKS membahas arah kebijakan partai lima tahun ke depan dan ikrar pengurus DPP PKS 2020-2025. - (ANTARA/M Agung Rajasa)
Susunan pengurus PKS masa bakti 2020-2025, di antaranya:

Ketua Majelis Syura Partai : Salim Segaf Aljufri

Wakil Ketua Majelis Syura : Hidayat Nur Wahid

Wakil Ketua Majelis Syura : Mohamad Sohibul Iman

Wakil Ketua Majelis Syura : Ahmad Heryawan

Wakil Ketua Majelis Syura : Suharna Surapranata

Sekretaris Majelis Syura : Untung Wahono

Ketua Majelis Pertimbangan Pusat : Suswono

Ketua Dewan Syariat Pusat : Surahman Hidayat

Dewan Pengurus Pusat 

Presiden : Ahmad Syaikhu

Sekretaris Jenderal : Aboe Bakar Alhabsyi

Wakil Sekretaris Jenderal Organisasi, Kinerja, Administrasi dan Sistem Informasi Pusat Data : Muhammad Arfian

Wakil Sekretaris Jenderal Personalia dan Kerumahtanggaan : Ayon Prasetyawan

Wakil Sekretaris Jenderal Hukum dan Advokasi : Zainudin Paru

Wakil Sekretaris Jenderal Program dan Isu Strategis : IIE Sumirat Sundana

Wakil Sekretaris Jenderal Hubungan Antar Lembaga : Moh. Rozaq Asyhari

Wakil Sekretaris Jenderal Protokoler dan Pengamanan Pimpinan : Sugeng Susilo

Wakil Sekretaris Jenderal Perencanaan dan Kajian : Haryo Setyoko

Wakil Sekretaris Jenderal Umum : T. Farida Rachmayanti

Wakil Sekretaris Jenderal Komunikasi Publik : Ahmad Fathul Bari

Bendahara : Mahfudz Abdurrahman

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB