Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Gelandang Legendaris Senegal Papa Bouba Diop Meninggal

Senin 30 Nov 2020 03:40 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Papa Bouba Diop meninggal dunia pada usia 46 tahun.

Papa Bouba Diop meninggal dunia pada usia 46 tahun.

Foto: EPA
Papa Bouba Diop meninggal pada usia 42 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang legendaris tim nasional Senegal, Papa Bouba Diop, meninggal dunia dalam usia 42 tahun. Diop, selain bermain untuk timnas Senegal juga dikenal pernah memperkuat West Ham United and Birmingham City.  

Nama Diop makin dikenal setelah mencetak gol kemenangan Senegal atas Perancis pada laga pembukaan turnamen Piala Dunia 2002. Ia merupakan salah satu pahlawan negaranya.

"FIFA berbela sungkawa mendengar kabar meninggalnya legenda Senegal Papa Bouba Diop. Selamanya pahlawan Piala Dunia," demikian cuit FIFA melalui akun Twitter resminya pada Ahad (29/11).

Belum ada keterangan resmi mengenai sebab kematian Diop, tetapi berbagai media melaporkan bahwa mantan pemain Fulham dan RC Lens itu sudah lama sakit-sakitan.

Bouba Diop tercatat dalam sejarah sebagai pencetak gol perdana putaran final Piala Dunia 2002 di Korea Selatan & Jepang, untuk mengantarkan Senegal menjungkalkan juara bertahan Prancis 1-0.

Bouba Diop juga mencetak dua gol lagi dalam laga pemungkas yang berkedudukan akhir 3-3 melawan Uruguay membantu Senegal menjuarai Grup A kala itu dan melaju hingga babak perempat final, di mana mereka disingkirkan Turki lewat babak tambahan waktu.

Kendati berposisi utama sebagai gelandang bertahan, Bouba Diop dalam kariernya juga kerap ditempatkan memainkan peran bek tengah.

Mengawali karier di negerinya sendiri membela ASC Diaraf, Diop hijrah ke Eropa dari Swiss pada 1999 dan menghabiskan hampir tiga tahun di Vevey, Neuchatel Xamax dan Grasshoppers sebelum diboyong RC Lens ke Prancis pada Januari 2002.

Lantas pada 2004 Diop dibeli Fulham dari Lens dan empat musim membela klub London itu, bahkan sempat dinominasikan sebagai pemain terbaik tahunan internal klub pada musim 2005/06.

Diop kemudian membela Portsmouth, hijrah ke Yunani untuk AEK Athens, kembali ke West Ham United dan gantung sepatu setelah musim 2012/13 mengenakan seragam Birmingham City sebagai klub terakhirnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA