Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

GP Ansor Kecam Keras Pembunuhan di Sigi

Sabtu 28 Nov 2020 21:20 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP. GP) Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP. GP) Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas

Foto: Ist
Gus Yaqut nilai pembunuhan empat orang yang masih satu keluarga itu tindakan biadab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengutuk tindakan biadab dan keji pembunuhan satu keluarga dan pembakaran rumah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Ia meminta aparat menuntut tuntas kasus ini.

"Biadab, keji. Saya mengutuk keras. Aparat harus usut tuntas kasus pembunuhan satu keluarga, pembakaran rumah tersebut. Tangkap pelakunya," kata Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Sabtu (28/11).

Menurut Gus Yaqut, tindakan keji dan biadab itu diduga merupakan aksi teroris yang masih dilakukan secara sporadis di wilayah Sulteng, khususnya di Sigi dan Poso. Dia meminta aparat kepolisian agar segera menangkap para teroris yang meresahkan dan mengancam keselamatan masyarakat, serta memulihkan situasi keamanan di daerah itu.

"Sapu bersih teroris yang mengatasnamakan agama untuk melegalkan tujuan mereka. Justru agama melarang kita melakukan tindakan bejat, biadab, dan keji seperti itu," ucap Gus Yaqut.Pihaknya meminta agar kepolisian bisa segera memulihkan situasi dan kondisi di daerah Sigi pasca kejadian pembakaran dan pembunuhan tersebut.

Gus Yaqut juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan pengusutan kasus tersebut kepada aparat kepolisian."Negara harus hadir untuk memulihkan rasa aman di masyarakat. Untuk itu polisi harus kerja keras mengusut tuntas kasus ini. Saya imbau masyarakat tetap tenang, jangan terpancing dengan berita apa pun yang beredar, baik di medsosmaupun grup-grup WA," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA