Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Pakar IPB: Protein dan Olahraga Perlambat Penuaan

Sabtu 28 Nov 2020 12:50 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Rimbawan.

Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Rimbawan.

Foto: Dok
Penuaan dengan sehat berarti tidak menderita penyakit tertentu di saat tua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Rimbawan mengatakan, konsumsi protein yang cukup dan rutin olahraga dapat memperlambat proses penuaan.

“Untuk makanan perlu diperhatikan karena harus beragam jenis agar semua nutrisi terpenuhi. Selain konsumsi protein yang cukup juga diperlukan dan juga harus rutin olahraga,” ujar Rimbawan dalam keterangannya di Jakarta, belum lama ini.

Rimbawan menambahkan penuaan biasanya terjadi pada usia 40 tahun. Laju penuaan untuk setiap orang tidak sama. Untuk memperlambat laju penuaan, sambung dia, perlu dibangun sejak muda dengan memperhatikan asupan nutrisi dan rutin berolahraga.

Rimbawan bersama Ketua Umum Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia (ANOKI), Mury Kuswari diundang sebagai pembicara webinar dalam rangkaian kampanye Get Moving With Good Nutrition (GMGN). Kehadiran dua ahli dan praktisi kesehatan dalam kegiatan ini ditujukan untuk memberikan informasi kesehatan dan nutrisi bagi masyarakat sekaligus menindaklanjuti temuan pada survei sebelumnya.

Herbalife Nutrition menyelenggarakan e-Wellness Tour dengan topik diskusi terkait dengan hasil survei 'Herbalife Nutrition Asia Pacific Healthy Aging Survey 2020'. Hasil survei menunjukkan, masyarakat memiliki visi yang jelas tentang arti penuaan sehat bagi mereka. 

Pada survei sebelumnya, menyatakan, praktisi kesehatan merupakan sumber yang dipercaya 75 persen masyarakat di Asia Pasifik dalam mendapatkan informasi seputar nutrisi dan kesehatan. "Angka ini merupakan angka kepercayaan tertinggi dibandingkan dengan sumber lain, seperti media sosial, internet, dll, kata Senior Director and General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi.

Andam menjelaskan, definisi menua dengan sehat menurut responden Indonesia adalah memiliki pandangan positif. Sebanyak 63 persen menyatakan, penuaan dengan sehat berarti tidak menderita penyakit tertentu di saat tua. Sementara sekitar 58 persen responden juga mendefinisikan menua sehat dengan tidak menjadi beban bagi keluarga mereka.

Meski demikian, mayoritas responden di Indonesia memahami pentingnya penuaan yang sehat. Caranya dengan lebih delapan dari 10 konsumen (82 persen) telah mengambil langkah untuk membantu menua dengan sehat. Langkah itu, antara lain memperbaiki asupan nutrisi mereka (73 persen), dan melakukan lebih banyak olahraga reguler (63 persen).

Selain itu, beraktivitas untuk menstimulus kesehatan mental (50 persen), dan mengkonsumsi suplemen yang mendorong kesehatan (46 persen). "Sebagian besar konsumen atau responden Indonesia telah mulai mempertimbangkan untuk mengadopsi gaya hidup sehat agar dapat menua dengan lebih sehat," kata Andam

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA