Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal

Jumat 27 Nov 2020 19:13 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Esthi Maharani

Ilustrasi Berbakti Kepada Orang Tua

Ilustrasi Berbakti Kepada Orang Tua

Foto: Mgrol120
Berbakti pada orang tua yang sudah meninggal yakni beramal baik dan menjauhi maksiat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Berbakti kepada kedua orang tua hukumnya fardhu ain bagi setiap Muslim. Namun, bagaimana jika kedua orangnya sudah meninggal? Dalam hal ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh anak.

Dikutip dari buku Menjadi Manusia Luhur, Arjuna Wibowo menjelaskan, hal pertama yang bisa dilakukan untuk berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal adalah menjadi anak yang shaleh dengan selalu beramal baik dan menjauhi maksiat, seperti sedekah dan mendoakannya.

Kedua, seorang anak juga harus selalu menyambung silaturrahmi kepada orang tua yang sudah meninggal.

Rasulullah Saw bersabda:

“Ya, menshalatkan mereka, memohonkan ampunan untuk mereka, memenuhi janji mereka setelah mereka meninggal, memuliakan rekan mereka, dan menyambung silaturrahmi yang terjalin karena sebab keberadaan mereka.” (HR. Ahmad 16059, Abu Daud. 5142).

Menurut Arjuna Wibowo, kelimata “menshalatkan mereka” dalam hadits tersebut memiliki dua arti, yaitu menshalatkan jenazah mereka dan mendoakan mereka dengan doa rahmat. Di antaranya doa yang Allah perintahkan dalam Alqur’an yaitu doa memohonkan ampunan bagi kedua orang tua kita,

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًا

"Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (QS.Al-Isra' [17]:24)

Dalam hadits juga dijelaskan,

“Bentuk kebaktian kepada orang tua yang paling tinggi, menyambung hubungan dengan orang yang dicintai bapaknya, setelah ayahnya meninggal.” (HR. Muslim 2552).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA