Sunday, 11 Jumadil Akhir 1442 / 24 January 2021

Sunday, 11 Jumadil Akhir 1442 / 24 January 2021

Marcelo Bielsa Beri Penghormatan pada Mendiang Maradona

Jumat 27 Nov 2020 18:52 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa.

Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa.

Foto: EPA-EFE/Michael Regan
Maradona membuat banyak orang berfantasi bahwa seorang idola itu ada.

REPUBLIKA.CO.ID, LEEDS -- Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa memberikan penghormatan kepada mendiang Diego Argentina yang meninggal di usia 60 tahun. Sebagai sesama warga Argentina, Bielsa menganggap Maradona merupakan pemain hebat.

"Dia untuk kami dan akan terus menjadi idola. Mengingat fakta bahwa dia tidak di sini bersama kami lagi, itu membuat kami sangat sedih. Karena kehilangan idola untuk kami adalah sesuatu yang membuat kami merasa lemah,” kata Bielsea dilansir dari Tribalfootball, Jumat (27/11).

Menurut Bielsa, Maradona adalah seorang seniman. Dimensi seninya mendapatkan pengakuan tak terbatas. Bielsa juga telah membaca sepuluh teks lagu yang ditulis setelah kematian Maradona. Hasilnya, Bielsa mengakui sangat luar biasa. “Emosional dan ada pengakuan atas apa yang dia berikan kepada penonton dalam keindahan,” jelasnya.

Maradona membuat banyak orang berfantasi bahwa seorang idola itu ada. Apa yang dilakukan Maradona selama hidupnya membuat banyak orang percaya bahwa sesuatu yang dikerjakan juga mampu dilakukan orang lain.

"Itulah mengapa kehilangan seorang idola selalu menyakiti orang-orang yang paling dikucilkan. Mereka adalah orang-orang yang paling membutuhkan seseorang untuk menunjukkan bahwa mereka bisa menang,” ujar Bielsa.

Maradona meninggal pada Rabu (25/11). Dia dilarikan ke rumah sakit sebelumnya akibat penyakit anemia dan dehidrasi berat. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut Maradona diketahui mengalami pembekuan darah di otak.

Pemain yang dikenal dengan julukan si Tangan Tuhan itu kemudian di operasi di rumah sakit Ipensa pada Selasa (24/11). Namun keesokan harinya ia meninggal karena serangan jantung. Kabar tersebut menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Tak hanya insan sepak bola, orang dari berbagai profesi ikut merasakan kesedihan. Maradona dimakamkan di kawasan Bella Vista Cemetery, di luar kota Buenos Aires. Dia dikebumikan di samping kedua orang tuanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA