Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Chris John Dukung Kompetisi Olahraga Nasional Bergulir

Sabtu 28 Nov 2020 02:44 WIB

Red: Agung Sasongko

Chris John

Chris John

Foto: Reuters/Edgar Su
Kompetisi olahraga menjadi salah satu sumber perekonomian pelakunya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan juara dunia tinju Chris John mendukung penuh agar kompetisi olahraga nasional bisa kembali bergulir di tengah pandemi COVID-19 asalkan semua pihak yang terlibat disiplin terhadap protokol kesehatan.

Menurut dia, kompetisi olahraga menjadi salah satu sumber perekonomian bagi para pelakunya. Penghentian selama sembilan bulan ini diharapkan tidakdibuat semakin larut sebab sudah cukup membuat kondisi serta kesejahteraan beberapa atlet mengkhawatirkan.

“Contohnya seperti di cabang olahraga sepak bola, pemain bola karena tidak ada kompetisi sampai-sampai akhirnya dia harus bertanding di liga-liga tarkam," tutur pria yang jugaWakil Ketua Umum (Waketum) IV Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Media, dan Humas KONI dalam laman KONI Pusat dikutip Jumat.

Baca Juga

"Bahkan ada yang harus mempertahankan kehidupannya dengan berjualan beras atau lainnya yang di luar bidangnya yaitu sepak bola," ujar dia menambahkan.

Sebagai mantan atlet, Chris John pun ingin pertandingan digelar kembali, namun dengan penerapan protokol yang ketat. Sebab, ia tidak ingin kompetisi olahraga menjadi cluster penyebaran COVID-19.

Chris John menyarankan beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin kembali menggulirkan sebuah kompetisi, antara lain diselenggarakan di luar zona merah, membatasi jumlah orang di lokasi, tes swab berkala, dan adanya pengawasan dari petugas medis.

“Saya setuju pergelaran acara event olahraga itu bisa dimulai tapi tetap mematuhi protokol kesehatan. Diselenggarakan di zona hijau, kuning, oranye, itu masih oke," pungkas dia.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA