Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK, Pemkot Harap tak Terulang

Jumat 27 Nov 2020 16:27 WIB

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Friska Yolandha

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan memberikan keterangan pers terkait kasus tangkap tangan Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, Jumat (27/11).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan memberikan keterangan pers terkait kasus tangkap tangan Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, Jumat (27/11).

Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Sebelumnya, wali kota Cimahi juga pernah ditangkap karena kasus korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus proyek izin pembangunan rumah sakit swasta di Cimahi, Jumat (27/11). Periode sebelumnya, Wali Kota Cimahi, Atty Suharti dan suaminya yang mantan Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija juga diciduk terkait korupsi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan mengungkapkan peristiwa penangkapan Wali Kota oleh KPK yang kembali terjadi di Cimahi menjadi catatan pemerintah. Ia berharap peristiwa tersebut tidak kembali terulang.

"Saya belum bisa berkomentar soal itu, dulu pernah terjadi ini catatan bagi kami untuk tidak terulang. Kita berharap sekalipun sudah banyak beredar berita terkait OTT mudah-mudahan itu semua bisa diselesaikan. Tentu saja kita harapkan tidak ada apa-apa untuk pemerintah kota," ujarnya, Jumat (27/11).

Baca Juga

Ia melanjutkan, pihaknya meminta aparatur sipil negara (ASN) tetap bekerja maksimal pasca Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, layanan-layanan untuk masyarakat harus tetap berjalan.

"Kemungkinan (ASN) sudah pada tahu karena media zaman sekarang mudah diakses. Saya imbau ASN tetap bekerja dengan semangat, jangan masyarakat terkurangi hak-hak untuk dilayani," ujarnya.

Ia pun tidak memberikan komentar lebih jauh terkait kemungkinan pelaksana tugas yang akan menggantikan Wali Kota Cimahi. Menurutnya, pihaknya saat ini masih menunggu konfirmasi dari aparat yang berwenang.

"Belum berpikir sejauh itu (plt) karena untuk saat itu, sekali lagi kita masih menunggu konfirmasi atau informasi dari aparat yang berwenang," katanya.

Dikdik mengaku belum bertemu langsung dengan Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna sejak pagi hari. Bahkan, ia mengatakan telah mengontak Wali Kota Cimahi dan ajudannya namun tidak didapati jawaban.

"Iya, nggak sempat ke sini (ke pemkot)," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA