Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Pengamat Nilai Sandi Berpeluang Gantikan Edhy

Kamis 26 Nov 2020 22:19 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar / Red: Ratna Puspita

Sandiaga Salahuddin Uno

Sandiaga Salahuddin Uno

Foto: Antara/Rony Muharrman
Gerindra tak mencampuri pengganti Edhy karena itu prerogatif presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai sosok Sandiaga Salahuddin Uno menjadi kader Partai Gerindra yang berpeluang mengisi posisi menteri kelautan dan perikanan. Hal ini setelah Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Latar belakang Sandiaga sebagai pengusaha dinilai tepat untuk mengisi posisi tersebut. Apalagi sebelumnya, ia digadang-gadang masuk dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo.

"Dia basic-nya seorang pengusaha yang paham dengan dunia kerja, seperti kelautan dan juga perikanan," ujar Adi saat dihubungi, Kamis (26/11).

Baca Juga

Kendati demikian, pimpinan Gerindra lainnya juga berpotensi mengisi kursi Menteri KKP. Sebab, posisi tersebut merupakan daya tawar Jokowi untuk merangkul Prabowo Subianto masuk ke dalam jajaran kabinetnya.

"Pengganti Edhy akan tetap internal Gerindra, terutama yang masuk inner circle Prabowo, di mana loyalitas dan militansinya sudah teruji ke partai," ujar Adi.

"Nama seperti Ahmad Muzani, Sufmi Dasco, bahkan Sandiaga Uno masuk nominasinya," tambahnya.

Soal apakah Gerindra telah menyiapkan kadernya untuk menggantikan Edhy? Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku tak ingin mencampuri urusan Jokowi. Sebab, hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden.

"Itu adalah hak prerogatif presiden, kami dari Partai Gerindra tidak mencampuri dan kita akan tunggu saja bagaimana kebijakan dari Pak Presiden," ujar Dasco.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA