Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Australia Pecat Sedikitnya 10 Tentara Pasukan Khusus

Kamis 26 Nov 2020 20:57 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pasukan Australia di Afghanistan.

Pasukan Australia di Afghanistan.

Foto: ABC
Personel pasukan khusus dipecat dikaitkan pembunuhan di luar hukum di Afghanistan.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Australia mengumumkan pemecatan sedikitnya 10 tentara pasukan khusus menyusul laporan yang menemukan bukti kredibel pembunuhan di luar hukum di Afghanistan. Demikian dilaporkan Australian Broadcasting Corporation (ABC), Kamis.  Laporan independen yang dipublikasikan pekan lalu menyebutkan terdapat bukti bahwa 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata tewas di tangan 19 tentara Australia.   

Tidak ada satupun dari 19 tentara yang diidentifikasi dalam laporan, yang ditulis oleh hakim negara yang ditunjuk oleh inspektur jenderal pertahanan. Sebanyak 19 mantan dan tentara aktif kemungkinan menghadapi tuntutan.   

ABC mengatakan 10 tentara secara resmi telah diberitahu bahwa mereka akan diberhentikan. Lembaga penyiar itu tidak mengidentifikasi satu pun dari mereka. Bamun mengatakan bahwa semuanya adalah saksi mata atau kaki tangan,

Baca Juga

Departemen Pertahanan tidak langsung menanggapi untuk dimintai komentar.  Menurut ABC, sepuluh tentara itu memiliki setidaknya 14 hari untuk merespons pemberitahuan pemecatan.

Tidak disebutkan apakah ada dari mereka yang memilik perwakilan hukum.    Pejabat militer paling senior Australia pekan lalu meminta maaf kepada Afghanistan setelah adanya rilis laporan pembunuhan.   

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA