Jumat 27 Nov 2020 00:35 WIB

Youtube Uji Coba Kecerdasan Buatan di Fitur Chapter Video

Kecerdasan buatan akan memudahkan pengguna Youtube menavigasi video.

Kecerdasan buatan akan memudahkan pengguna Youtube menavigasi video (Foto: ilustrasi)
Foto: Pikist
Kecerdasan buatan akan memudahkan pengguna Youtube menavigasi video (Foto: ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- YouTube belum lama ini telah meluncurkan fitur baru chapter video. Fitur ini dikabarkan sedang dikembangkan dalam uji coba otomatisasi dengan menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Jika sebelumnya pembuat konten harus menambahkan secara manual stempel waktu di bawah video, untuk mengklasifikasi konten video panjang layaknya bab pada buku, kini YouTube membuatnya lebih mudah. Proses ini bisa dilakukan dengan menguji bab dari video secara otomatis.

Baca Juga

"Kami ingin memudahkan orang menavigasi video dengan bab video, jadi kami bereksperimen dengan menambahkan bab video secara otomatis sehingga pembuat tidak perlu menambahkan stempel waktu secara manual, kami akan menggunakan pembelajaran mesin untuk mengenali teks untuk membuat bagian video secara otomatis," tulis tim YouTube dalam laman resminya, dikutip Kamis (26/11).

YouTube mengatakan, telah melakukan uji coba pada sebagian kecil video. Platform berbagi video milik Google itu juga meminta pengguna yang terdampak uji coba untuk memberikan tanggapan.

Selain menguji coba fitur untuk memudahkan pembuat konten, YouTube juga melakukan uji coba cara yang lebih mudah untuk menambahkan stempel waktu yang terkait dengan momen yang ditonton saat mengomentari video. Jika sebelumnya orang-orang saat berkomentar biasanya memasukkan sendiri catatan waktu momen tertentu yang membuat mereka terkesan, YouTube kini menguji coba untuk membuatnya otomatis.

"Orang-orang dalam eksperimen akan melihat ikon baru saat mereka menulis komentar yang dapat mereka ketuk untuk menambahkan waktu secara otomatis dari video (tanpa harus memasukkannya sendiri secara manual!)," tulis YouTube.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement