Tuesday, 6 Jumadil Akhir 1442 / 19 January 2021

Tuesday, 6 Jumadil Akhir 1442 / 19 January 2021

Pembantai Anak dan Perempuan di Perbatasan Meksiko Ditangkap

Kamis 26 Nov 2020 16:51 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pelaku pembunuhan ditangkap (ilustrasi).

Pelaku pembunuhan ditangkap (ilustrasi).

Roberto Gonzalez diduga sebagai dalang pembantaian.

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Pihak berwenang Meksiko menangkap seorang pemimpin geng yang diduga sebagai dalang pembantaian para perempuan dan anak Meksiko-AS. Informasi dibenarkan otoritas setempat pada Rabu (25/11). Penangkapan ini menjadi sebuah langkah yang disebut Washington sebagai pencapaian dalam kerja sama bilateral.

"Pada Senin (23/11), pasukan keamanan menangkap Roberto Gonzalez, yang dikenal sebagai 'the 32', di negara bagian Chihuahua, bersama dengan dua orang lainnya yang diduga anggota organisasi kriminal La Linea," demikian kantor kejaksaan umum federal.

Sebelumnya para pembunuh bayaran kartel narkoba menembak mati tiga perempuan dan enam anak dari keluarga Mormon (koloni masyarakat yang didirikan oleh anggota Gereja Yesus Kristus) di negara bagian Sonora. Penembakan terjadi di perbatasan utara Meksiko, pada 4 November 2019 siang hari.

Pihak berwenang menduga Gozalez sebagai "otak intelektual" di balik pembantaian tersebut. "Masih ada banyak hal yang harus diklarifikasi tentang apa yang terjadi, namun setidaknya penangkapan ini adalah suatu kemajuan dalam kasus ini," ujar Adrian LeBaron, yang seorang anak dan tiga cucunya menjadi korban.

Usai terjadi pembantaian tersebut, Presiden AS Donald Trump meminta AS dan Meksiko untuk melakukan "perang" terhadap kartel dan memperingatkan bahwa ia akan memasukkan mereka dalam kategori kelompok teroris. Namun Trump akhirnya membatalkan ancamannya.

Penangkapan terakhir yang dilakukan ini menyusul masa ketegangan hubungan bilateral AS dengan Meksiko yang disulut oleh penangkapan mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos di Los Angeles.

Penyelidikan selama beberapa tahun dan kasus terhadap jenderal bintang empat itu dicabut pada pekan lalu. Jaksa AS menyebut bahwa penting untuk menjamin kerja sama bilateral urusan keamanan.

Duta Besar AS untuk Meksiko Christopher Landau menyampaikan selamat kepada pasukan keamanan Meksiko atas penangkapan yang mereka lakukan terhadap Gonzalez. "Kerja sama yang luar biasa antara otoritas kedua negara. Keadilan akan hadir!" kata Landau dalam cuitan di Twitter.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA