Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Warga UEA Sambut Haru Pembukaan Kembali Masjid

Rabu 25 Nov 2020 21:29 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti / Red: Ani Nursalikah

Warga UEA Sambut Haru Pembukaan Kembali Masjid. Sebuah masjid di kota industri Uni Emirat Arab.

Warga UEA Sambut Haru Pembukaan Kembali Masjid. Sebuah masjid di kota industri Uni Emirat Arab.

Foto: Saudigazette
Masjid di UEA akan dibuka untuk sholat Jumat pada 4 Desember mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Jamaah sholat Jumat di Uni Emirat Arab (UEA) berbicara tentang kegembiraan mereka setelah para pejabat memastikan sholat Jumat di masjid akan kembali dilakukan pekan depan. Sholat Jumat berjamaah ditangguhkan selama delapan bulan karena pandemi Covid-19.

Warga Emirat dan penduduk sangat ingin kembali sholat Jumat berjamaah dengan memperhatikan tindakan pencegahan. Kapasitas masjid akan dibatasi pada 30 persen dan protokol keamanan akan diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus. Jamaah juga diizinkan untuk sholat di halaman.

“Ketika saya mendengar berita itu, saya berlinang air mata. Saya mulai berbagi informasi tentang masjid tempat saya biasa sholat pada Jumat, dan mengingat teman-teman yang biasa saya temui selama sholat," kata Emirati Abdulla Al Blooshi (42 tahun).

Baca Juga

Dia menggambarkan sholat Jumat sebagai istirahat akhir pekan, yang menyeimbangkan aktivitas spiritual dan duniawi seseorang. Al Blooshi mengatakan dia biasa mengatur rutinitas di hari Jumat saat waktu sholat sehingga dia bisa pergi ke masjid lebih awal dan membaca Surat Al Kahfi.

Al Blooshi sangat bersemangat menjelang sholat Jumat pada 4 Desember mendatang di sebuah masjid di Al Ain. Seorang khatib Almir Smajlovic yang juga penceramah tentang isu-isu keagamaan di Dubai berbagi sentimen positif.

“Kami semua sangat senang setelah mendengar pengumuman tersebut, tetapi orang-orang berhati-hati. Saya akan membaca khutbah Jumat pertama di masjid pada 4 Desember, dan saya sangat menantikannya."

Smajlovic menyarankan orang mengikuti pedoman keselamatan yang ditetapkan oleh pihak berwenang. "Jika tidak ada cukup ruang di masjid, jamaah harus sholat di halaman," katanya.

Nazura Siddiqi, seorang ginekolog di Rumah Sakit Internasional Bareen, mengatakan dia telah tinggal di Emirat selama hampir satu dekade dan menikmati menghadiri salat Jumat sampai mereka berhenti selama pandemi. "Saya tidak bisa menghadiri sholat Jumat di negara asal saya, India, karena masjid tidak memiliki ruang sholat wanita. Ketika saya pindah ke sini, saya senang pergi untuk sholat Jumat dan sangat sedih ketika masjid ditutup," kata Siddiqi, yang tinggal di Abu Dhabi.

Dia sangat senang bisa kembali untuk sholat Jumat. Bagi dia, hari itu adalah tentang persiapan pergi ke masjid dan sholat berjamaah.

Siddiqi mengatakan dia rindu menghadiri sholat selama waktu-waktu khusus seperti Ramadhan dan Idul Fitri, serta bertemu teman dan tetangga. Jumat adalah hari terpenting dalam sepekan bagi umat Islam, ketika mereka melakukan ibadah sunnah, membaca Alquran dan bersedekah. 

Warga Dubai Mohammad Muaz mengatakan tidak menghadiri sholat Jumat membuatnya menyadari betapa spiritualnya hal itu baginya. "Ada kehampaan spiritual ketika saya tidak bisa menghadiri shalat Jumat," kata warga India itu. Tidak bisa pergi dan berdoa memiliki dampak yang sangat besar bagi saya. Hari ini tidak akan lengkap tanpa doa,"ujar dia.

Profesional komunikasi dibesarkan di UEA dan mengatakan ini adalah pertama kalinya dia tidak shalat berjamaah di negara itu untuk waktu yang lama. “Saat kami baru tahu, semua orang sangat antusias dan berbagi pengumuman. Kami semua sudah menunggu hal yang satu ini,” ujarnya.

Mohammed Fanni (28) seorang akuntan dari Palestina, mengatakan dia berharap kembali ke rutinitas Jumatnya. Sebelum masjid ditutup, Fanni biasa berjalan kaki ke masjid bersama teman sekamarnya setiap minggu.

“Dalam beberapa bulan terakhir, kami akan menghabiskan waktu di pantai sepanjang hari, tanpa harus istirahat untuk sholat Jumat. Sekarang kami harus menjadwalkan kegiatan di sekitar waktu sholat," kata Fanni.

https://www.thenationalnews.com/uae/government/my-eyes-filled-with-tears-uae-worshippers-rejoice-as-mosques-prepare-to-reopen-for-friday-prayers-1.1117540

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA