Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

2 Remaja Tenggelam di Bendungan Cikanteh, 1 Meninggal Dunia

Rabu 25 Nov 2020 21:24 WIB

Red: Nora Azizah

Dua remaja yang merupakan warga Kampung Cipanengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan tenggelam (Foto: ilustrasi pencarian korban)

Dua remaja yang merupakan warga Kampung Cipanengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan tenggelam (Foto: ilustrasi pencarian korban)

Foto: ANTARA/Rahmad
Satu remaja tenggelam lainnya kini masih dalam pencarian.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Dua remaja yang merupakan warga Kampung Cipanengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan tenggelam. Berdasarkan laporan, satu di antara dua remaja ditemukan meninggal dunia saat berenang di Bendungan Cikanteh, Kecamatan Ciemas, pada Rabu (25/11).

"Dua remaja tersebut adalah Saepul Alam (18) dan Ramdan, warga Kampung Cipanengah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu. Untuk korban yang sudah ditemukan diketahui bernama Saepul, sementara Ramdan masih dalam pencarian," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Rabu.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kedua remaja tersebut bermain di sekitar Bendungan Cikanteh dan kemudian berenang. Dua remaja ini tiba-tiba tidak bisa menepi ke bibir sungai dan akhirnya hilang tenggelam. Warga yang mendapatkan informasi adanya orang yang tenggelam langsung menghubungi aparat keamanan setempat.

Tidak lama, petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Basarnas, FKSD dan sejumlah relawan tiba di lokasi untuk melakukan pencarian yang dibantu oleh warga sekitar. Satu korban atas nama Saepul Alam ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dasar Bendungan Cikanteh, dan seorang korban lainnya, yakni Ramdan, hingga saat ini belum ditemukan.

"Personel kami masih berada di lokasi untuk memantau perkembangan dan menyisir aliran sungai tersebut dan rencananya pencarian dilanjutkan pada Kamis, (26/11)," tambahnya.

Okih mengatakan bendungan ini memang kerap dijadikan warga untuk berekreasi seperti memancing dan lainnya. Namun, tidak layak untuk lokasi berenang karena memiliki arus bawah sungai yang deras dan cukup dalam.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA