Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Perbedaan Konsumsi Buah Antara Anak dan Remaja

Rabu 25 Nov 2020 16:08 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti

Anak lebih banyak mengonsumsi buah dibandingkan remaja (ilustrasi).

Anak lebih banyak mengonsumsi buah dibandingkan remaja (ilustrasi).

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Konsumsi buah utuh lebih banyak dikonsumsi anak yang lebih muda.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Data dari National Center for Health Statistics menunjukkan, sebagian besar anak-anak dan remaja mengonsumsi sayur-mayur. Sayangnya, hal yang sama tak berlaku pada buah-buahan.

Data yang dihimpun selama 2015-2018 ini menunjukkan, lebih dari 90 persen anak-anak dan remaja mengonsumsi sayur. Namun, hanya sekitar 75 persen dari anak-anak dan remaja hanya menyantap buah pada hari-hari tertentu saja.

Ada sekitar 90 persen anak dari kelompok usia 2-5 tahun yang hanya menyantap buah di hari tertentu. Pada kelompok usia 12-19 tahun, ada sekitar 64,3 persen remaja yang melakukan hal serupa.

Anak-anak yang berusia lebih muda juga cenderung lebih sering mengonsumsi buah dalam bentuk jus dibandingkan remaja. Konsumsi buah dalam bentuk utuh juga lebih banyak dilakukan anak-anak yang lebih muda dibandingkan remaja.

Seperti dilansir di laman Union Leader, variasi buah yang dikonsumsi anak juga tampak dipengaruhi pendapatan keluarga. Anak dari keluarga berpendapatan di bawah garis kemiskinan, lebih jarang mengonsumsi jeruk, melon, atau beri. Mereka juga lebih jarang mengonsumsi buah dalam bentuk utuh.

Berbeda dengan konsumsi buah yang tampak menurun seiring bertambahnya usia anak, konsumsi sayur terlihat lebih merata. Sebagian besar anak-anak dan remaja, masih mengonsumsi sayur dalam keseharian.

Namun, ada sedikit perbedaan pada jenis sayuran yang dikonsumsi anak-anak dan remaja. Anak-anak cenderung lebih jarang mengonsumsi sayuran berwarna hijau tua dibandingkan sayuran berpati dan sayuran berwarna merah atau oranye. Sebaliknya, ada remaja lebih banyak mengonsumsi sayuran berwarna hijau tua dalam keseharian dibandingkan anak-anak kecil.

Anak pada dasarnya direkomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayur yang bervariasi setiap hari. Porsi yang dianjurkan adalah satu hingga dua cangkir buah dan satu hingga tiga cangkir sayur per hari. Porsi ini akan sangat bergantung pada usia dan jenis kelamin anak.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA