Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Monday, 12 Jumadil Akhir 1442 / 25 January 2021

Satgas Realokasi Anggaran PEN untuk Vaksin

Rabu 25 Nov 2020 15:35 WIB

Red: Indira Rezkisari

Sejumlah relawan antre untuk di vaksin  pada simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah menargetkan imunisasi COVID-19 akan diberikan kepada 67 persen dari 160 juta penduduk berusia 18-59 tahun atau sebanyak 107,2 juta orang, pemberian vaksinasi akan dilakukan melalui skema vaksin program dan vaksin mandiri. Satgas PEN melakukan realokasi anggaran untuk memenuhi program vaksin.

Sejumlah relawan antre untuk di vaksin pada simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah menargetkan imunisasi COVID-19 akan diberikan kepada 67 persen dari 160 juta penduduk berusia 18-59 tahun atau sebanyak 107,2 juta orang, pemberian vaksinasi akan dilakukan melalui skema vaksin program dan vaksin mandiri. Satgas PEN melakukan realokasi anggaran untuk memenuhi program vaksin.

Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Anggaran hampir Rp 10 triliun direalokasikan untuk program vaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya telah melakukan realokasi anggaran PEN. Salah satunya ditujukan ke sektor kesehatan guna keperluan vaksinasi.

"Kami ingin menyampaikan, kami melakukan sedikit realokasi dari anggaran PEN untuk memberikan fokus lebih besar lagi kepada program perlindungan sosial," ujar Budi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (25/11).

Dia mengatakan, anggaran program perlindungan sosial meningkat menjadi Rp 234,33 triliun. Sebelumnya anggaran program perlindungan sosial sebanyak Rp 203,90 triliun.

Satgas PEN juga meningkatkan program di sektor kesehatan menjadi Rp 97,26 triliun dari sebelumnya Rp 87,55 triliun. Kenaikan yang cukup besar di sektor kesehatan ini dikarenakan rencana melakukan program vaksinasi.

Sehingga secara keseluruhan, kata dia, di sektor kesehatan sudah disalurkan Rp 36,69 triliun atau 40,81 persen dari pagu anggaran. Lalu di sektor insentif usaha sudah disalurkan Rp 44,82 triliun atau 37,16 persen dari pagu anggaran.

Untuk sektor perlindungan sosial sudah disalurkan Rp 203,6 triliun atau 86,88 persen dari pagu anggaran. Bagi sektor UMKM sudah disalurkan Rp 97,05 triliun atau 84,53 persen dari pagu anggaran.

Untuk sektor kementerian, lembaga, dan pemda telah disalurkan Rp 36,06 triliun atau 54,66 persen dari anggaran, sedangkan sektor pembiayaan korporasi sudah disalurkan Rp 2 triliun atau 3,22 persen dari anggaran.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA