Rabu 25 Nov 2020 14:10 WIB

Kenali 10 Faktor Hambat Seseorang Menjadi Kaya

Banyak waktu dan uang terbuang percuma karena sifat malas.

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com
Cermati
Cermati

Setiap orang mempunyai pandangan berbeda tentang kekayaan. Ada yang merasa kalau dirinya kaya saat sudah punya rumah, kendaraan, dan tabungan berlimpah. Ada pula yang merasa kaya saat dirinya bisa jalan-jalan keliling dunia.

Seperti apapun itu, yang pasti semua orang ingin kaya raya. Namun, mencapai kekayaan ini tidaklah mudah. Bukan tanpa alasan, ini disebabkan karena beberapa penghambat yang seringkali diabaikan dan dianggap enteng. 

Apa saja faktor penghambat kekayaan seseorang? Simak poin-poinnya berikut ini.

 

1. Sering menunda pekerjaan

menunda pekerjaan

Kamu sengaja membuat berbagai alasan supaya bisa menunda-nunda pekerjaan. Kelihatannya menyenangkan, hidupmu juga terlihat santai, tapi inilah yang menjauhkan kamu dari kekayaan.

Coba hitung berapa banyak waktu dan uang yang sudah terbuang percuma karena sifat malasmu. Jumlahnya sangat lumayan, bukan? Kalau kamu tidak mau berubah, kondisi finansialmu tidak akan pernah berubah.

2. Malas menabung

Hidup foya-foya memang menyenangkan, tapi hanya sesaat saja. Setelah itu, kamu bingung mau mencari uang kemana biar bisa bertahan hidup. Hari tua pun terlihat abu-abu karena kamu tidak punya cadangan kas untuk memenuhi kebutuhan di hari tua.

Maka dari itu, menabunglah sedini mungkin. Sisihkan 30% dari penghasilan setiap bulan untuk ditabung. Lakukan secara konsisten sampai jumlahnya bertambah banyak seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Punya Banyak Anak? Anda Harus Pintar Mengatur Keuangan. Begini Caranya

3. Lupa berinvestasi

berinvestasi

Penghasilanmu bukan untuk ditabung saja, tapi juga diinvestasikan untuk menambah pundi-pundi kekayaan. Investasi memberi jaminan keuntungan yang lebih besar daripada tabungan. Namun, risikonya kamu harus berani menanggung kerugian.

Untungnya, kerugian ini bisa diminimalisir dengan cara memilih instrumen investasi yang tepat. Misalnya saja deposito atau reksa dana yang risikonya lebih kecil dibandingkan saham.

4. Tidak membuat anggaran

Anggaran adalah pedoman dalam mengatur keuangan, sehingga keuangan menjadi lebih terkontrol. Selama tidak ada anggaran, maka kondisi finansialmu akan berantakan. Kamu tidak tahu kemana dan untuk apa uangmu digunakan. 

Maka dari itu, buatlah anggaran secara terperinci setiap bulan. Susun mulai dari kebutuhan pokok, tabungan, investasi, dan dana darurat untuk memudahkanmu mengatur gaji.

5. Berbagai pikiran negatif

berpikiran negatif

Hidup itu tidak seperti cerita dongeng yang selalu bahagia. Memang, tapi bukan berarti kamu harus membiarkan pikiran dirimu diselimuti oleh berbagai pikiran negatif. Bebaskan dirimu dari pikiran negatif dan mulailah membangun pikiran positif.

Kamu harus percaya kalau suatu hari nanti bisa berhasil, jadi bisa tambah semangat menjalani hidup dan melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Hingga pada akhirnya kamu berhasil menggapai keinginan.

6. Takut mencoba

Memulai sesuatu yang tidak pernah kamu lakukan memang berisiko. Wajar saja kalau kamu takut mencoba atau memulainya. Sayangnya, kamu tidak akan pernah tahu seperti apa hasilnya kalau berlum pernah mencobanya.

Ayo, keluarlah dari zona nyaman dan coba hal-hal baru di luar sana. Dengan begini, pengalaman dan ilmu yang kamu dapatkan juga bertambah seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: 5 Pemborosan yang Kerap Dilakukan para Milenial

7. Pengaruh lingkungan

pengaruh lingkungan

Jauhilah lingkungan pergaulan yang di dalamnya diisi oleh orang yang bermalas-malasan, suka bergosip, dan tidak mau berkembang. Lingkungan seperti ini secara tidak langsung akan membentuk dirimu menjadi malas juga.

Sebaiknya tempatkan dirimu di lingkungan orang sukses agar kamu bisa ketularan sukses juga. Cara berpikir, gaya hidup, dan peluang dari mereka bisa kamu manfaatkan untuk wujudkan keinginanmu menjadi kaya.

8. Kurangnya dukungan orang tua

Segala sesuatu yang tidak direstui orang tua berpeluang besar gagal. Sebelum melakukan sesuatu, sebaiknya beritahu orang tua terlebih dahulu dan minta restu dari mereka. Sehingga apa yang kamu kerjakan diberkati.

Orang tua memang tidak selamanya sependapat dengan rencana-rencanamu. Setidaknya kamu bisa meyakinkan mereka, sehingga mereka mau merestui dan membiarkanmu melakukan apa yang diinginkan.

9. Malas bekerja

malas bekerja

Kamu yang suka bermalas-malasan tidak akan pernah berhasil mencapai kehidupan yang diinginkan. Hal yang terjadi justru sebaliknya, dimana kegagalan demi kegagalan yang akan menghampiri hidupmu. Kalau gagal terus, kapan bisa kaya?

Kumpulkan niat dan semangat untuk bekerja. Pikirkan masa depan dan mimpi-mimpimu agar kamu bisa membuang rasa mala situ jauh-jauh.

10. Pola pikir yang terlalu sempit

Kalau pola pikirmu terlalu sempit, maka kamu akan terpaku pada satu hal saja. Inilah alasan kenapa kamu menjadi lebih sulit berkembang daripada orang lain. Dimana orang lain sudah berhasil menjadi manajer, kamu masih terus-terusan terpaku dengan posisi sebagai staf.

Kalau kamu ingin kaya, bergaji tinggi, dan hidup enak, maka perubahi pola pikirmu. Pikirkan hal-hal besar agar kamu bisa mendapatkan hal yang besar pula.

Berubahlah Sebelum Terlambat

Berhentilah menyalahkan orang lain saat dirimu gagal. Sebab, dirimu sendirilah yang terkadang memicu kegagalan tersebut. Maka dari itu, berubahlah sebelum terlambat karena kamu masih punya kesempatan untuk mengubah keadaan.

Baca Juga: Belanja Bulanan Sering Gak Terkontrol? Ini Solusi Cerdas Biar Kantong Aman

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement