Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Suporter di Inggris akan Diizinkan ke Stadion Awal Desember

Selasa 24 Nov 2020 13:42 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Suporter Chelsea pada Laga Final Piala FA (ilustrasi). Sebagian klub diizinkan memasukkan penonton ke stadion mulai awal Desember.

Suporter Chelsea pada Laga Final Piala FA (ilustrasi). Sebagian klub diizinkan memasukkan penonton ke stadion mulai awal Desember.

Foto: Tim Ireland/AP
Kapasitas dibatasi paling tinggi sampai 4.000 penonton dan tergantung kategori klub.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suporter sepak bola di Inggriss akhirnya bisa kembali ke stadion pada awal Desember. Menteri Digital, Kebudayaan, Media dan Olahraga Inggris Oliver Dowden mengonfirmasi pencabutan larangan nasional mulai 2 Desember, dikutip dari The Sun, Selasa (24/11).

Pengumuman tersebut sangat potensial bagi kelangsungan hidup klub-klub di kompetisi sepak bola Inggris, rugby, dan pacuan kuda. Lapangan telah kosong sejak dimulainya lockdow karena Covid-19 pada Maret lalu. Namun saat kembali dibuka nanti, kapasitas dibatasi hanya 4.000 penonton. Itu bahkan tergantung di tingkat mana lokasi klub berada.

Dowden menjelaskan klub-klub di area tingkat satu, di mana pembatasan Covid paling tidak parah, akan diizinkan 50 persen dari kapasitasnya hingga maksimum 4.000 orang. Klub-klub di tingkat dua akan dibatasi menjadi 2.000 atau 50 persen, dan klub di tingkat iga tetap kosong. Kategori tingkatan akan diumumkan pada Kamis (26/11), dan berdasarkan keputusan sebelum lockdown terbaru ini. 

Baca Juga

Satu-satunya klub Liga Primer yang diizinkan mendatangkan 4.000 fan adalah Brighton dan Southampton. Keduanya akan berhadapan pada akhir pekan, 5 Desember, yang menjadi putaran pertama ketika peraturan dilonggarkan. 

Itu membuat klub harus memilih pemegang tiket musiman untuk memutuskan siapa yang masuk. Sementara Tottenham Hotspur, Arsenal, West Ham United, dan Newcastle United dibatasi hanya satu penggemar untuk setiap 30 kursi, atau berada di tingkat dua.

Klub tahu mereka akan menghadapi kritik jika mereka menempatkan penggemar korporat di atas penonton pertandingan normal. Namun tiket itu juga diperkirakan akan mahal karena seperti di Wembley, penyelenggara membutuhkan 10 ribu orang untuk bisa balik modal.

Banyak tim di Utara harus terus bermain di stadion kosong, dengan pembatasan tingkatan tiga yang ketat dan diperkirakan akan tetap berlaku. Berdasarkan tingkatan sebelumnya, tujuh klub Liga Primer, dan 20 dari 69 klub di bawah naungan Liga Sepak Bola Inggris (EFL), belum diizinkan memasukkan penonton ke stadion. Dalam klub-klub ini termasuk Liverpool, Manchester United, dan Manchester City.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA