Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Badan Bantuan PBB Serukan Gencatan Senjata di Ethiopia

Jumat 20 Nov 2020 21:12 WIB

Red: Nur Aini

 Gambar ini dibuat dari video tak bertanggal yang dirilis oleh Kantor Berita Ethiopia milik negara pada hari Senin, 16 November 2020 menunjukkan militer Ethiopia dalam pengangkut personel lapis baja, di sebuah jalan di daerah dekat perbatasan wilayah Tigray dan Amhara di Ethiopia. Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengatakan dalam sebuah posting media sosial pada hari Selasa, 17 November 2020 itu.

Gambar ini dibuat dari video tak bertanggal yang dirilis oleh Kantor Berita Ethiopia milik negara pada hari Senin, 16 November 2020 menunjukkan militer Ethiopia dalam pengangkut personel lapis baja, di sebuah jalan di daerah dekat perbatasan wilayah Tigray dan Amhara di Ethiopia. Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengatakan dalam sebuah posting media sosial pada hari Selasa, 17 November 2020 itu.

Foto: AP/Ethiopian News Agency
Badan Bantuan PBB juga meminta akses kemanusiaan ke warga sipil di Ethiopia

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Sejumlah badan bantuan PBB pada Jumat (20/11) menyerukan agar gencatan senjata sementara segera dilaksanakan di Ethiopia.

Mereka juga mendesak pembentukan koridor kemanusiaan, yang akan memungkinkan akses ke warga sipil pasca-dua pekan pertempuran.

"Penerapan segera gencatan senjata sementara diperlukan guna memungkinkan dibentuknya koridor kemanusiaan," kata juru bicara Badan PBB Urusan Pengungsi (UNHCR), Babar Baloch saat konferensi di Jenewa.

Baca Juga

Badan bantuan PBB sedang mengupayakan dana sebesar 200 juta dolar AS untuk memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal dan keperluan mendesak lainnya selama eksodus ke Sudan meningkat. Sekitar 200.000 pengungsi Ethiopia diperkirakan akan ke sana selama enam bulan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA