Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Teroris Sayap Kanan Australia Dihukum 12 Tahun Penjara

Sabtu 21 Nov 2020 05:03 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah

Teroris Sayap Kanan Australia Dihukum 12 Tahun Penjara. Bendera Australia.

Teroris Sayap Kanan Australia Dihukum 12 Tahun Penjara. Bendera Australia.

Foto: abc
Teroris tersebut merencanakan perang melawan Muslim dan orang kiri.

REPUBLIKA.CO.ID, VICTORIA -- Salah seorang dari komplotan teroris sayap kanan di Australia yang dibujuk teman-temannya merencanakan perang melawan Muslim dan orang kiri dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun. Ialah Philip Galea (36 tahun) yang dijatuhi hukuman oleh Mahkamah Agung Victoria. 

Seperti dilansir ABC, Jumat (20/11), ia setidaknya harus menghabiskan sembilan tahun di balik jeruji besi sebelum memenuhi syarat pembebasan bersyarat. Galea adalah anggota Reclaim Australia dan True Blue Crew. 

Ia dinyatakan bersalah karena mempersiapkan aksi teror dan membuat dokumen yang kemungkinan besar akan memfasilitasi tindakan teroris. Galea sudah menjalani hukuman lebih dari empat tahun penjara sehingga dia bisa memenuhi syarat mengajukan pembebasan bersyarat dalam waktu hampir lima tahun lagi. 

Baca Juga

Hakim Elizabeth Hollingworth mengatakan rencana Galea menyerang Victorian Trades Hall dan Melbourne Anarchist Club adalah tindakan amatir yang sangat tidak mungkin berhasil. Meski begitu Hollingworth mengatakan perbuatan Galea merupakan pelanggaran yang serius. 

"Meskipun Anda menganggap diri Anda sebagai patriot yang menganut pandangan arus utama, jelas penilai menemukan sebaliknya. Anda tak akan dihukum karena menganut pandangan radikal sayap kanan, Anda dihukum karena kekerasan yang Anda renungkan," kata Hollingworth.

Selama keputusan hukuman yang diterimanya, Galea menggelengkan kepalanya dan belum menerima keputusan tersebut. "Anda terus meyakini Anda adalah korban yang tak bersalah dari sebuah konspirasi polisi," katanya. 

Mahkamah Agung mendengar Galea yang awalnya menolak bergaul dengan narapidana Muslim, membuat rencana menyerang tempat-tempat ibadah pada 2016. Pengadilan mendengar Galea sering berbicara tentang keinginannya melihat korban yang melarikan diri seperti tikus yang terbakar. 

"Anda jelas menganggap Muslim dan orang-orang di politik sayap kiri sebagai manusia yang tak bernilai," kata Hollingworth. 

Galea juga menulis sebuah buku manual yang rinci dengan sebutan Patriots Cookbook yang merupakan hasil jiplakan The Anarchist Cookbook yakni buku yang ditulis pada 1971 yang dikenal karena tulisan instruksi terperinci tentang cara membuat bom, melakukan sabotase, dan menjual senjata. "Anda bermaksud menghasut ekstremis sayap kanan lainnya bergabung dengan tujuan Anda," kata Hollingworth.

Hollingworth mengatakan tak ada bukti Galea telah meninggalkan pemahamannya. "Anda tak menunjukkan penyesalan. Jelas meskipun Anda sedang menunggu persidangan, Anda terus menganjurkan kekerasan," kata Hollingworth. 

https://www.abc.net.au/news/2020-11-20/far-right-terror-plotter-phillip-galea-sentenced-in-melbourne/12903588

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA