Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Edupreneurship, Bangun Mindset Entrepreuner Sejak Dini

Jumat 20 Nov 2020 17:39 WIB

Red: Gita Amanda

SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor kembali menelurkan program pelatihan bagi entepreneur usia sekolah bertajuk Edupreneurship.

SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor kembali menelurkan program pelatihan bagi entepreneur usia sekolah bertajuk Edupreneurship.

Foto: SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor
Di Indonesia baru 0,18 persen penduduk membuka bisnis dan menjadi entrepreneur.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor kembali menelurkan program pelatihan bagi entepreneur usia sekolah bertajuk Edupreneurship. Dengan moto, “Growing with an Entepreneurial Mindset”, program ini menyediakan pelatihan bagi pelajar untuk membangun bisnis sejak di bangku sekolah.

Tak hanya untuk siswa, Edupreneurship juga menyediakan pelatihan Professional Teachers Development bagi guru. Giat perdana, 14 November 2020 yaitu Youth Entepreneur Talks dengan tema Steps to build a Startup, dihadiri oleh 50 peserta.

Sasarannya pelajar setingkat SMP dan SMA se-Indonesia. Giat perdana menggandeng alumni SMPIT NF Bogor yaitu Adityo dan Rafi Rantisi yang tengah merintis startup-nya yaitu Brand Nonite untuk custom baju, jaket, sepatu, dan masker. Keduanya berhasil menstimulus peserta untuk eksplorasi modal, jatuh bangun membangun usaha baju dan cara mendapatkan omzet jutaan rupiah. Para peserta pun bertanya bagaimana founder of Nonite ini membagi waktu sekolah dan usaha.

photo
SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor kembali menelurkan program pelatihan bagi entepreneur usia sekolah bertajuk Edupreneurship. - (SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor)
 

Pascaacara, para peserta edupreneur bergabung ke dalam komunitas entepreneur muda. Komunitas ini diharapkan dapat memberikan insight kepada para pelajar untuk memulai merancang ide bisnisnya.

Ketua Program Edupreneurship Istianah mengatakan, suatu negara dikatakan maju jika dua persen dari penduduknya adalah seorang entepreneur, sedangkan di Indonesia baru 0,18 persen penduduk membuka bisnis.

"Ini menjadi tantangan bagi kita sebagai pendidik, bagaimana menumbuhkan mindset edupreneur kepada peserta didik. Bisa dimulai dari mengadakan acara-acara fundraising, pelatihan membuat business plan, dan lain-lain,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (20/11).

SMPIT NF Bogor juga membuka kesempatan bagi seluruh pelajar di Indonesia untuk mengunjungi website edupreneurship dan bergabung di komunitas Youth Edupreneur Indonesia. Program-program yang ditawarkan diantaranya course bagi guru dan siswa seperti membuat media, mahir membuat poster, editing video, public speaking, seni mendidik melalui coaching dan lainnya.

Course dilaksanakan dalam jangka waktu 1-2 bulan. Serta kegiatan-kegiatan lainnya seperti workshop, youth talks, dan events yang dilaksanakan secara online. Website Edupreneurship yakni https://edupreneur.smpit-nfbogor.sch.id/.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA