Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Wacana Pembubaran FPI, Munarman: Bubarkan OPM, Bisa Enggak?

Jumat 20 Nov 2020 17:24 WIB

Rep: Febryan. A/ Red: Andri Saubani

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman.

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman.

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Munarman meminta agar TNI fokus mengurusi OPM daripada mengurusi FPI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya) TNI AD Mayjen Dudung Abdurachman menyerukan pembubaran Front Pembela Islam (FPI) jika memang diperlukan. Sekretaris Umum DPP FPI Munarman menanggapinya dengan menyinggung organisasi lain.

"Bubarkan OPM noh, bisa enggak?" kata Munarman kepada Republika ketika dimintai tanggapannya soal pernyataan Dudung, Jumat (20/10).

OPM adalah singkatan dari Organisasi Papua Merdeka. OPM diketahui sudah puluhan tahun bergerak dan berperang dengan prajurit TNI di Papua.

Oleh karena itu, Munarman meminta agar TNI sebaiknya fokus mengurusi OPM daripada mengurusi FPI. "Makanya, lakukan saja tugas pokok dan fungsi TNI sampai tuntas masalah OPM," kata Munarman.

Sebelumnya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut FPI sudah bertindak semaunya di Republik ini. Hal ini terkait membandelnya FPI ketika baliho bergambar pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) ditertibkan Satpol PP.

FPI, kata dia, memasang kembali baliho yang sudah dicopot Satpol PP. Walhasil, Dudung terpaksa mengerahkan anak buahnya untuk mencopot baliho tersebut. Dudung pun geram dan meminta FPI dibubarkan.

"Jangan seenaknya sendiri seakan-akan dia yang paling benar. Tidak ada itu. Tidak ada. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja itu. Kalau coba-coba dengan TNI, mari," kata Dudung saat memimpin Gelar Pasukan Kesiapan Menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanggulangan Bencana Banjir Jakarta di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11) pagi.

photo
Panglima FPI Munarman. - (Republika/Raisan Al Farisi)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA