Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Risma Minta Kader Kesehatan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Kamis 19 Nov 2020 13:25 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Foto: Antara/Didik Suhartono
Risma berharap tak ada ledakan penyakit apapun misalnya demam berdarah.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta kader kesehatan di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur itu mengantisipasi terjadinya cuaca ekstrem sesuai prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Mudah-mudahan prediksi itu tidak terjadi di Surabaya. Tetapi kita tetap perlu menyiapkan antisipasi. Lebih baik kita persiapan tiga bulan sebelumnya, dari pada terlambat satu menit," kata Risma di Surabaya, Kamis (19/11).

Menurut dia, dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu tersebut, pihaknya berharap masyarakat tetap waspada dan berhati-hati. Terutama harus saling bahu membahu. Jika terdapat tanda-tanda, maka para kader harus segera memberikan informasi kepada warga untuk mengamankan diri.

Baca Juga

"Seperti jika melihat air yang tiba-tiba bergerak atau tanda-tanda yang lain. Apalagi yang wilayahnya di pesisir atau pantai," ujarnya.

Risma juga mengatakan setelah pandemi Covid-19 di Kota Pahlawan berakhir, maka jangan sampai ada ledakan penyakit apapun, terutama memasuki musim penghujan.

"Menyongsong musim hujan ini, tidak boleh ada ledakan apapun. Seperti Demam Berdarah (DBD) mari kita tekan. Minimal kita bisa tekan sehingga tidak ada kenaikan," katanya.

Tidak hanya itu, Wali Kota Risma juga meminta program-program yang sudah berjalan tetap terus berlanjut, seperti program kader lansia, imunisasi dan beberapa program lainnya tetap dijalankan. "Saya berharap bagaimana caranya imunisasi tetap bisa berjalan. Bila perlu saya bekali baju hazmat. Saya berharap imunisasi tetap bisa dilaksanakan," katanya.

Menurut Risma, hal ini sudah disampaikan saat menggelar audiensi bersama dengan ratusan kader kesehatan dari 36 puskesmasyang berlangsung secara virtual di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Rabu (18/11).

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA