Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Saturday, 10 Jumadil Akhir 1442 / 23 January 2021

Polisi akan Periksa Ridwan Kamil Terkait Acara Rizieq Shihab

Kamis 19 Nov 2020 00:12 WIB

Red: Nidia Zuraya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, terkait kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor.  . Foto: Abdan Syakura/Republika

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, terkait kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor. . Foto: Abdan Syakura/Republika

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap Bupati Bogor Ade Yasin.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Ade Yasin bakal dilakukan pemeriksaan terkait kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor. Kegiatan tersebut menyebabkan kerumunan massa.

"Iya betul (Ridwan Kamil dan Ade Yasin bakal diperiksa)," kata Erdi melalui pesan singkat di Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/11).

Dia menjelaskan dua tokoh kepala daerah itu bakal diperiksa di dua tempat yang berbeda. Namun keduanya bakal dilakukan pemeriksaan pada hari yang sama yakni Jumat 20 November 2020.

Baca Juga

Ridwan Kamil, kata Erdi, bakal diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, sedangkan Ade Yasin bakal diperiksa di Polda Jawa Barat. Keduanya disebut akan diminta keterangannya terkait kerumunan Rizieq Shihab yang diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Selain dua kepala daerah tersebut, menurutnya polisi juga bakal memeriksa perangkat daerah lainnya terkait kerumunan massa kegiatan Rizieq Shihab di Bogor, Jumat (13/11) lalu.

"Di Polda (pemeriksaan Ade serta perangkat daerah Bogor), tapi waktunya belum jelas," kata Erdi.

Sebelumnya, Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono juga menyatakan pihak kepolisian membuka peluang adanya panggilan pemeriksaan kepala daerah selain kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan."Tentunya nanti dari hasil klarifikasi atau fakta kalau memang penyidik menemukan adanya suatu kegiatan yang dibutuhkan, tidak menutup kemungkinan kami minta klarifikasi Gubernur Jabar," kata Argo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (18/11).

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB