Rabu 18 Nov 2020 20:22 WIB

Banjir Rendam Ratusan Rumah Mulai Surut di Aceh

Meskipun debit air sudah mulai surut, warga diminta tetap waspada.

Sejumlah anak bersepeda melintasi banjir di Aceh (ilustrasi)
Foto: Antara/Rahmad
Sejumlah anak bersepeda melintasi banjir di Aceh (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur menyatakan banjir yang merendam 206 unit rumah warga di Gampong Julok Rayeuk Utara, Kabupaten Aceh Timur, sudah mulai surut. "Iya benar, hingga sore ini banjir mulai surut dan aktivitas warga juga mulai normal kembali," kata Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Rabu (18/11).

Dia menjelaskan, meskipun debit air sudah mulai surut, namun warga di Kecamatan Indra Makmur itu diminta tetap waspada. Menurut dia, cuaca saat ini masih belum stabil dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang akan melanda wilayah pantai timur Aceh itu.

Baca Juga

"Cuaca masih belum menentu. Oleh karenanya kita tetap waspada jika sewaktu-waktu terjadi banjir susulan,” kata Ashadi.

Sebelumnya, BPBD Aceh Timur melaporkan banjir merendam 206 unit rumah di kabupaten setempat akibat tingginya curah hujan terjadi pada Rabu (18/11) pagi. Ashadi mengatakan ratusan rumah yang berdampak dari bencana banjir itu berada di Gampong Julok Rayeuk Utara dengan jumlah terdampak 113 kepala keluarga (KK) atau 309 jiwa di Dusun Eplasemen.

Dia menjelaskan, ketinggian air akibat intensitas curah hujan di gampong tersebut mencapai 40 hingga 60 centimeter. Selanjutnya, Dusun Utama, yang di dalamnya terdapat 86 KK dengan 258 jiwa dilanda banjir dengan ketinggian air antara 20 hingga 40 centimeter. Kemudian banjir juga terjadi di Dusun Simpang Tiga B, yang di dalamnya terdapat 7 KK dengan 21 jiwa yang ketinggian airnya antara 20 hingga 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement